Binti Raharjo
”
“Oh, kamu ikut, Lik, ya. Namaku Joko Pitoyo. Panggil saja, Lik Pitoyo. Itu yang mulutnya monyong terus, namanya Junaidi, tetapi lebih terkenal Judir, kernetku.”
“Kita ... mau ke mana?”
“Oh, ke rumah juraganku. Sukowati!”
“Sukowati?” Gadis kecil itu memicingkan mata, ketika secara tak sengaja Judir menyuluhnya dengan senter.
“Perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur! Mau ikut, apa mau di sini saja?”
Sikat na Kabanata