Pak Kades, Nikah, Yuk!
Usapan ibu jarinya di punggung tangan Eca membuat wanita itu sedikit menoleh.
Tatapan Ihsan tetap tenang, seolah sedang berusaha mengatakan kalau semuanya akan baik-baik saja, dan itu cukup membuat Eca sedikit lebih tenang.
Sementara itu, Bidan Rina mengembuskan napas panjang, sebelum akhirnya kembali angkat bicara.
“Punten, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu,” ujarnya dengan suara yang cukup tegas. “Kami di sini kerja profesional. Aya etika medis yang nggak bisa kami langgar.”
Hot Chapters