Malam Pertama dengan Janda Anak 2
Seorang wanita setengah baya masuk sambil tersenyum.
"Maaf menunggu lama. Saya sedang membantu pasien melahirkan di belakang."
"Gak papa, Dok. Ini istri saya sakit perutnya. Minta tolong diperiksa."
"Oh, iya, suster Ratna tadi sudah menyampaikan. Silakan, berbaring saja, Mbak." Bidan pun mempersilakan. Dengan ragu, Luna naik ke bed periksa. Jantungnya berdetak cepat. Nadinya pun sama. Jelas sekali jika ia takut dan cemas. Jauh di dalam hatinya ia berdoa agar Tuhan membiarkan dirinya hamil anak Dhuha, bukan lelaki waktu itu.