Dalam Kuasa Tuan Mafia
Begitu kakinya menginjak tanah, kepalanya langsung berdenyut.
Potongan ingatan menghantamnya tanpa peringatan.
'Arsen aku menyukaimu. Aku ingin jadi kekasihmu.'
'Dasar gadis nakal. Kamu tahu aku selalu memanjakan mu, tapi aku tidak bisa menjadikan mu sebagai kekasihku.'
'Kenapa? Apa itu karena perempuan itu?'
'Hmm kamu sendiri tahu jawabannya. Sudahlah seperti ini pun sudah bagus.'