menjadi yang kedua
"Sudah lebih baik, ummik!"
"Sudah nggak ada yang sakit, nak?" Kejar Bu nyai lagi. "Sedikit, di kepala." Zahra menunjukkan kepala sebelah kanan nya yang memang kadang terasa sakit. Mungkin karena benturan keras akibat kecelakaan belum sepenuhnya sembuh. "Alhamdulillah, jika keadaan mu jauh lebih baik, ini semua maunah, pertolongan dari Allah, nak." Bu nyai menarik nafas panjang, lalu berfikir sejenak.
Memikir kalimat penghantar apa yang harus ia katakan, guna memberi isyarat masuk ke permasalahan yang lebih kompleks.
Hot Chapters