MENJADI ISTRI USTADZ KAMPUNG
“Kamu jangan pernah merasa bimbang, apa yang akan kamu lakukan itu sama sekali tidak salah, bahwa di dalam syariat juga ada ketentuannya, asal kamu bisa menjalankannya dengan adil dan baik. Lagipula semua ini bukan demi kepentingan kamu saja, tapi demi kepentingan lebih banyak orang.”
Raihan masih saja diam. Di dalam pikirannya sedang bergolak bermacam pertimbangan. Ternyata semua ini tak semudah yang dia kira. Rasanya ternyata sangat menyesakkan terjerat dalam hutang budi meski sekarang hatinya tetap berusaha untuk menyimpan prasangka positif atas dilema yang sekarang dihadapinya.
“Le, tolong pikirkan sekali lagi, aku tidak akan memaksamu kalau kamu belum bisa melakukannya. Soal Hanum, biar