PACAR ABANGKU SAKIT JIWA
Apalagi tanpa canggung, Riana menggandeng tanganku, dan kami naik ke lantai atas beriringan.
"Aku seneng banget kamu mau nerima tawaran Emi kerja disini. Sejak Emi jadi nyonya Bos, aku nggak punya teman. Disini bapak-bapak semua. Nggak asik."
Riana berbisik di ujung kalimatnya. Aku tertawa kecil. Apa yang dia katakan memang benar. Hari pertama aku masuk kantor, aku terkejut karena semua karyawan adalah lelaki, kecuali Mbak Astri di Front office dan Riana sebagai admin. Tapi setelah berkenalan, semua lelaki itu menghambur keluar. Rupanya mereka bekerja di lapangan. Tentu saja, memangnya apa yang kuharapkan dari perusahaan konstruksi dan retail? Segerombolan karyawan wanita yang memakai rok ca
Hot Chapters