Kekasih Suamiku
“Biar jadi pelajaran untuk Damar agar kedepan lebih berhati-hati kalau bersepeda. Lagipula, sudah tahu jalanan menurun malah ngebut terus.”
“Aduh!” Aditya seakan bisa mendengar rintihan Damar. Tangan anak itu terkilir, sementara kakinya dipenuhi oleh luka lecet dan memar yang cukup banyak. Kecelakaan tunggal saat mereka bersepeda di pagi hari. Jalanan di perumahan memang ada yang sedikit menurun. Kemungkinan, Damar lupa mengerem sehingga sepeda terpental cukup kencang.
“Minum, Pak?” Pardi menyerahkan sebotol air mineral saat mobil berhenti di lampu merah.