Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Dengan kemeja hitam yang sedikit terbuka di bagian kerah dan aura anak sultan yang kental, ia melewati barisan penjaga Unit White Rose yang membungkuk hormat padanya karena ia tamu VVIP Jayanti. Begitu memasuki private lounge yang remang-remang dengan aroma melati yang memabukkan, Cakrha melihat Jayanti sedang duduk menyilang kaki di sofa merah darah. Wanita itu tampak jauh lebih muda dari usianya, dengan tatapan predator yang langsung mengunci sosok Cakrha. "Selamat malam, Tante Jayanti," sapa Cakrha sambil mencium tangan Jayanti dengan sopan, namun matanya tetap waspada memindai sekeliling.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Ketika Politik Menemui Cinta

Ketika Politik Menemui Cinta

pujian dan harapan untuk bisnis Feni Kinantya terlontar dari mulutnya. Senyuman cerah tersungging di bibir Feni Kinantya. Lesung pipit terbentuk di pipi gembilnya. “Makasih Mas Pinto. Mudah-mudahan kamu suka sama kafe sekaligus bar aku ini.” “Saya suka kok,” sambar Pinto. “Ada tiga objek di kafe ini yang saya suka.” Air muka Feni Kinantya menyiratkan rasa keingintahuan.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai jayanti cafe
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Ryandhika Rahman
Drama politik kalau diramu sama konflik yang tepat dan deket sama pembaca pasti bakal gokil sih jadinya. apalagi campur sama romance. Lanjutkan mas, novelnya keren. Jangan kendorin konfliinya .........
Hujan Aksara
Suka bgt bagaimana penulis mendeskripsikan keadaan, dan pemilihan diksinya. Gak kebayang memang jadi Pinto yg karena memang punya privilege sebagai anak president dan seorang anggota DPR, pasti banyak sekali tuntutannya meski hanya untuk sekadar memilih pacar, rumit, sampe dijuluki jomblo karatan🥲
Baca Semua Ulasan
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

“He..he..” Akhirnya Millia dan Jeni mengunjungi sebuah kafe bernuansa modern terletak di Jalan Amboa. Begitu pintu masuk dibuka, semerbak harum kopi langsung menyambut. Lebih cepat dibanding pelayan berdasi yang memandu mereka ke meja kosong. Warna coklat yang dominan, hitam dan kuning, terasa kental menyapu funitur, tembok, dan langit-langit serta lantai.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Tawar Jason saat kami melewati sebuah Caffe. "Iya boleh." Jason menepi dan kami berdua turun. Caffe ini sangat manis dengan nuansa segar dari dekorasi bunga - bunga indah, tempat duduk dan mejanya berupa gelondongan kayu utuh. Pernak - perniknya yang berbentuk daun dan bunga menyejukkan mata. "Selamat datang di Jungle Caffe. Silahkan menempati meja yang mana saja." Sambut seorang gadis muda.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Matanya beberapa kali melirik ke arah Alya, memastikan gadis itu tak lagi menangis, lalu kembali menatap jalan dengan ekspresi yang nyaris terlalu datar untuk disebut peduli. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan sebuah kafe mewah di tepi jalan. Bangunannya bergaya modern klasik. Di atas pintu masuk, papan nama bertuliskan Coffe Nara terpajang anggun dengan huruf timbul berlapis emas. “Ayo masuk,” kata Rafi, tersenyum tipis. Alya mengangguk pelan, melangkah ke dalam.
10115.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

ujar Renata menimpali. “Apa kamu suka, Ren?” tanya Arka sambil tersenyum manis. “Ya jelas sukalah, tempatnya bagus dan nyaman,” jawab Renata yang diangguki sama seperti yang lain. “Eh, nama kafenya juga seperti namamu, Ren. Renata’s kafe and resto,” ucap Afikah seraya menunjukkan buku menu di kafe itu ke dalam semua keluarga. Arka tersenyum tipis melihat semuanya tercengang.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Anneth

Anneth

DePanic Cafe. 12.15. Anneth memenuhi janjinya untuk bertemu dengan Devaro (Lea) saat istirahat kerja di cafe yang baru saja dibuka dengan mengusung konsep ala Santorini, Yunani. Saat pertama kali melangkah di halaman depan cafe, mata Anneth langsung disajikan dekorasi yang kebanyakan didominasi warna biru dan putih khas bangunan-bangunan di Santorini. Ia pun melanjutkan langkah kakinya dan masuk ke dalam cafe, disana sudah banyak pengunjung yang didominasi muda-mudi. Saat mengedarkan pandang dan belum menemukan batang hidung Devaro (Lea) disana, langsung saja Anneth memutuskan untuk memilih tempat duduk yang menurutnya nyaman dan bisa langsung menikmati view taman dan danau disamping cafe se
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

Titan paham bahwa ia sangat perlu membawa sahabatnya ini melepaskan diri sejenak dari rumah penuh memori itu. Titan memarkirkan mobilnya di parkiran kafe. Mereka masuk dan melihat bahwa semua meja hampir terisi penuh. Cafe Hypez ini memang sedang terkenal. Suasana kafe ini sangat nyaman dengan dominasi warna hijau daun di dinding kafe. Kursi? Tidak. Mereka menyediakan sofa yang sangat cozy untuk bagian indoor kafe. Atap kafe ini transparan, membuat warna hijau kafe ini seolah hidup di bawah terpaan sinar mentari di atas sana.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Pengantin Dari Sebuah Tragedi

“Aku juga mau … yang besar!” Benar ‘kan. Zanitha suka ice cream. Ananta pura- pura menghela napas, kemudian ikut masuk ke dalam kafe itu. Gelateria di Berna, sebuah kafe es krim legendaris di Zurich yang terkenal dengan berbagai rasa unik dan autentik. Interior kafe ini mengusung konsep rustic dengan dinding bata ekspos dan lampu gantung kecil yang memberikan kesan hangat.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai jayanti cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status