Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Yang Sesungguhnya

Cinta Yang Sesungguhnya

ujar Soraya dengan senangnya saat Elvan memarkirkan mobilnya di pelataran cafe. “Wahh… konsep cafenya cukup unik…” puji Mahanta begitu ia menelisik keadaan bagian depan cafe. “Di dalamnya lebih nyaman kok, Dad!” sahut Elvan. “Daddy bisa menebaknya, bagian luarnya saja sudah bagus. Kalian benar-benar memanfaatkan view yang ada di villa ini,” sahut Mahanta. “Ya, konsepnya memang begitu Dad!” balas Elvan.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

Satu jam sebelum kafe buka, Seperti biasa Alya datang ke Kafe yang ia dirikan saat usianya masih dua puluh tahun setiap pagi. Kafe itu ia beri nama 'Kopi dan Lemon', yang menyediakan berbagai macam minuman panas dan dingin, mulai dari kopi hingga yogurt dan berbagai macam kue serta sandwich bahkan pizza.
1017.1K viewsOngoingAdded to Library 683 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang CEO

Gairah Terlarang Sang CEO

Seolah-olah jantung kota itu semakin hidup jelang petang. "Kita beristirahat di Cafe Tortoni, ini tempat minum kopi dan restoran yang terkenal di sini, Chant. Kau harus mengunjunginya barang sekali bila ke Buenos Aires," ajak Jordan membukakan pintu cafe vintage dekat Casa Rosada tersebut untuk nyonya-nya.
10445.0K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as jayanti cafe
Read
+Library
Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Tidak ada salahnya mendengar penjelasan tentang program oang nomor satu di Bantul itu sebelum memutuskan. Kafe dipadati pengunjung ketika Amran tiba sepuluh menit sebelum janji temu. Bangunan bernuansa modern, tetapi menyajikan suguhan musik Jawa dan ragam menu Eropa dan Nusantara itu nyaris tidak menyisakan tempat bagi pengunjung baru. Beberapa calon pembeli bahkan memilih balik badan dan mencari kafe lain daripada harus duduk di kursi di halaman. Meski terlindung payung lebar, tetap saja sangat tidak nyaman makan di luar di tengah cuaca panas hari itu. Berhubung Nana sudah memesan tempat, Amran tetap bisa menikmati makan siang dengan latar pemandangan kota Yogyakarta.
1044.8K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as jayanti cafe
Read
+Library
Perawat Cantik Tuan Jayden

Perawat Cantik Tuan Jayden

"Ya, terima kasih." Jayden pun melangkah menuju taman kecil, ada bangku panjang dan juga ayunan dewasa di sana. Sebenarnya untuk apa ayunan itu di letakkan di taman, tapi Jayden tidak peduli. Dia duduk di bangku panjang, memandang jalanan yang tidak padat kendaraan. Karena letak yayasan itu memang terletak di depan jalan kecil, sehingga tidak terlalu bising ketika kendaraan lalu lalang di depannya. Kembali matanya memandang ke arah kantor yayasan, hatinya gelisah kenapa Inayah belum juga keluar.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Revan pun demikian, suatu saat pasti akan ketahuan. Sementara itu, siang ini adalah pembukaan kafe milik Mayang. Wanita cantik itu memberi nama kafe 'Rema Kafe' dan tidak ada yang bertanya tentang arti nama itu. Nama yang tidak akan pernah hilang dari hati Mayang hingga kapan pun. Awal pembukaan, pengunjung sangat menyukai konsep yang diusung oleh Mayang.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Dendam Istri Pertama

Dendam Istri Pertama

Saat ini pun dirinya sedang bermain peran, sebagai ibu peri yang bodoh. “Ada perlu apa Tante mencariku? Sampai membuat reservasi di sini. Café ini cukup sulit untuk dipesan, lho.” Rianti tersenyum saja, “Sengaja. Biar kita lebih nyaman ngobrolnya, memang kamu tak suka café-café seperti ini? kalau kamu kurang suka, kita bisa cari café lainnya yang sesuai dengan seleramu.” “Ahh jangan Tante! Aku suka café ini, terlihat mewah dan nyaman. Aku juga suka kopi, Tante. Mereka bilang kopi di sini enak.”
9.725.9K viewsOngoingAdded to Library 958 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Janji Sebelum Rasa

Janji Sebelum Rasa

Tama terlihat bingung. “Kafe ini milik Anin dan temannya yang bernama Tyas.” Rani menjawab kebingungan suaminya. Tama membelalakkan matanya. “Yang benar?” ucap Tama seakan tidak percaya. “Ya benarlah, Diras Kafe itu nama Anindira dan Tyas.” Rani memperjelas lagi. “Kakak mau minum apa?” tanya Anin pada tamu yang baru datang, yang tak lain adalah sahabat dari suaminya.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as jayanti cafe
Read
+Library
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

“Nanti lo mau ke mana abis ini?” Haris menatap Kirana dengan senyum santai. “Gue tahu kafe kecil yang cozy banget di Montorgueil. Cheesecake-nya lo banget. Dan baguette-nya gak keras kayak alat fitness.” Kirana tertawa pelan. “Gas!” ***
800 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as jayanti cafe
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status