Janda Tapi Perawan
jawab Senja lirih.
"Sudahlah. Yang berlalu, biarkan berlalu. Aku sudah merelakan semua, Nja. Tak perlu memikirkan apapun, kesehatanmu paling penting," tegas Aira. Membuat suasana jadi canggung.
"Aku sakit," keluh Senja. "Dan sepertinya aku tidak akan bisa bertahan. Aku bisa merasakan itu ...."
"Kamu bicara apa sih, Nja?" protes Aira tak suka.