Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

nya sebagai Snow dan fashion fotographer. Pada saat jam makan siang, Arissa lalu mengajak Cristan untuk mencoba ramen legendaris di kedai ramen favoritnya yang terletak tidak jauh dari taman hiburan. Pemiliknya adalah seorang warga keturunan Jepang dan ia masih memegang teguh resep mi ramennya sampai sekarang. Pemilik kedai mi ramen tersebut adalah Benny Matsumoto. Pewaris langsung dari generasi kelima pemilik kedai bakmi ramen sebelumnya yaitu Tokio Matsumoto.
9.88.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Iya. Abangnya Raga." Amora mengerucutkan bibirnya membentuk huruf 'o', lalu mengangguk. "Kita bertiga sahabatan. Kita yang nyiptain Baskara. Gue juga punya gelangnya." Jeha mengeluarkan gelang dari belakang case ponselnya. "Yailah, macam cewek kali kau, naro barang di case hp." Jeha tidak menjawab. Ia memberikan gelang merahnya pada Amora. "Coba lihat lo baik-baik. Di gelang yang lo pake dan di gelang gue, ada inisial huruf 'JSR'."
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Sang Pewaris!

Dendam Membara Sang Pewaris!

Dia harus basa-basi terlebih dahulu agar Verra tidak berpikir macam-macam. “Gak mau kepoin i* anaknya nih?” canda Verra tersenyum malu. “Kepoin Papanya dulu, baru anaknya. Hehe ... Terus tadi 'kan aku lihat follower Papamu. Jariku iseng ngetik huruf J, eh banyak keluar nama-nama yang mirip. Banyak sekali nama Joshua. Memang di antara mereka ada sahabat akrab Papamu, ya?”
8.436.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku melihat ke arah pintu, lalu fokus kembali pada bacaanku. Dia Slamet, sesuai namanya dia seorang laki-laki yang tidak memiliki ciri khas orang Jawa. Orang Jawa dikenal banyak orang karena sopan santunnya. Nah, dia? Tidak sama sekali! Dia bahkan tidak sadar bahwa suaranya mengganggu Syla yang sedang berkonsentrasi penuh, keningnya berkerut, pertanda ia sedang menahan emosinya. Walau begitu, dia bisa bergaul dengan siapa pun dan punya banyak teman.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

Amara merasa sangat bosan jadi berencana menghabiskan waktunya dengan membaca pesan-pesan yang terlihat menarik di matanya. Alisnya terangkat sebelah. Banyak yang menyebutkan nama yang tidak pernah didengarnya. “Andrew Wijaya…” Rasa-rasanya Amara familiar dengan nama itu tapi dia lupa. Amara mencoba mencari tahu. Dia melihat pemberitahuan akun kampusnya yang men-tag akunnya. Amara melihat fotonya yang di posting ulang di akun itu. ada banyak likes yang dia dapatkan. Melihat komentar dan langsung fokus dengan satu komentar teratas. Hanya cantik dengan emotikon hati. Tapi yang me-replynya tidak kalah banyak.
276 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Aku mengambil cemilan rumput laut tae kae noi. “Permen kojek rasa strawberrynya?” tanya Mas Wira makin membuatku terperangah. “Bukannya kata Mas, ntar sakit gigi?” tanyaku balik sambil mengernyitkan dahiku. “Nggakpapa, kan ada aku yang ngobatin.” jawabnya kalem. Aku bergidik ngeri mendengar jawaban yang sama sekali tak ingin kudengar keluar dari mulut seorang Mas Wira. Tiba-tiba terdengar Alfa tertawa keras. Aku dan Mas Wira sontak menoleh.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
Kemilau Senja

Kemilau Senja

sahut Pak Nawawi dengan logat Jawanya. "Neriman itu apa ya, Pak?" tanya Larasati penasaran. Memang dia tidak tahu sama sekali dengan bahasa Jawa. Karena dia asli Sumatera yang merantau di Jakarta. "Nrimo ing pandum, Nduk Laras," jawab Pak Nawawi. "Si Laras jangan diajak ngomong bahasa Jawa, Pak, bisa ngambek lagi loh kayak kemarin. Hehe," sahut Pak Rahman.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Cepat dia menyuruh Xu Qinghe untuk menghapus air mata dan diam. Suara angin lembut datang dari pepohonan di belakang. Long Wei cepat menoleh untuk menemukan seorang pria muda dua puluh lima tahun sedang berdiri di sana. Seorang pemuda berwajah tampan dengan kumis tipis dan rambut dikuncir tinggi. Pakaiannya segera dikenal, ia bukan lain adalah anggota Singa Emas karena jubah keemasan itu. “Xu Qinghe ...,” gumam pria itu dengan mata redup.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Thalisa menengok ke arah sumber suara. Thalisa menegaskan pengelihatannya, ia melihat sosok laki-laki bertubuh tinggi dengan kemeja berwarna dusty purple berjalan menuju ke arahnya. Tampan. Putih. Terlihat otot-otot yang menyembul dari luar kemejanya. "Hai!" sapa laki-laki tersebut dengan senyum gembira. "K-kamu?" *** To be continue, Hayooo tebak siapa yang panggil-panggil Thalisa? 😅
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai jemari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status