Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Manusia Penakluk Dunia

Manusia Penakluk Dunia

Jillian menarik nafas dalam-dalam, ia mengumpulkan segala konsentrasi mana di tubuhnya. Menciptakan gate layaknya menyobek sebuah tirai, di balik tirai itu adalah tempat yang dituju. Jillian mulai membayangkan arah Jepang yang di tuju, semakin mengerucut ke rumah besar yang ada di pinggir kota Tokyo.
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 612 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Elina and The Eight Ghost

Elina and The Eight Ghost

ucap Eline menggunakan bahasa jepang standar sederhana. "Bahasa jepangmu, Gen. Sangat berat dan tradisional. Sudah berapa lama kamu terjebak di sini?" tanya Eline kepada Genji. "Mungkin puluhan sampai ratusan tahun tetapi tidak ada yang pernah datang ke sini kecuali kamu yang di takdirkan untuk datang." jawab Genji. Mereka berdua mengobrol selama perjalanan keluar dari museum.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Setelahnya, telepon yang menghubungkan lantas dasar dan lantai atas tak berhenti berdering, tanda banyaknya pesanan yang masuk dari bawah. Tak ingin hany diam, aku membantu Jeje menyiapkan kondimen yang dibutuhkan. Kami tak berani menyentuh kompor yang menjadi area kekuasaan Adrian. Paling aku membuatkan jus, teh es, atau roti bakar. Jeje yang turun naik mengantar pesanan ke bawah.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Hari ini adalah jabwal musim semi di jepang Posisi kamar Zeyna ada di lantai dua, dan saat Zayna membuka jendela dia akan di suguhkan bunga bunga flum yang mulai bermerakan. Pemandangan yang sangat indah, udara yang tidak terlalu dingin membuatnya terasa sangat nyaman. "Masyaallah, indahnya." ucap Zeyna. Tok...tok.... Suara ketukan pintu membuyarkan rasa kagum Zeyna pada memandangan yang dia lihat. Zeyna berjalan ke arah pintu dan membukanyanya. "Bibi, selamat pagi." sapa Zeyna dengan senyuman manisnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Yamada menghela nafas lalu menunduk, ia seperti memiliki banyak masalah dalam kehidupannya. "Bisakah kamu menemaniku berbicara Jay?" Aku menilik jam tangan yang sudah bertengger di angka 00.15. "Sebentar saja Jay." Aku mengambil dua kaleng Larger Beer buatan pabrik Kirin Beer yang ada di meja bartender. Ini adalah minuman penghangat di Jepang yang sangat populer sejak era Meiji. Lalu aku mengangsurkan satu kaleng pada Yamada. "Aku pulang dulu Jay." Pamit Takeshi.
10166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Jodohnya

Aku (Bukan) Jodohnya

Gita menunjukkan foto profile wajah tampan seorang lelaki di aplikasi Fac*book. Gita mencoba mengusap layar ke bawah untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dari pemilik akun tersebut. Ada beberapa foto produk Jepang yang dijual di perusahaannya. Ada juga foto pemandangan yang diduga adalah pemandangan alam di Jepang. Mata Gita dan Keysha masih fokus dengan foto yang disuguhkan pemilik akun itu. Sampai akhirnya mata mereka tertancap pada satu foto yang membuat jari Gita berhenti menari di atas ponselnya.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Restoran tersebut memiliki suasana tradisional Jepang, lengkap dengan meja rendah dan pintu geser khas. Airell duduk di samping Yara, sementara Arthur duduk di samping Oliver. Oliver memesan beberapa hidangan khas Jepang seperti sushi, tempura, dan ramen. Ia juga memastikan memesan menu khusus untuk anak-anak, dengan tampilan yang lucu dan menarik. Ketika makanan tiba, mata Airell berbinar melihat piring sushi dengan bentuk karakter kartun kesukaannya. “Wow! Lucu sekali, Mom!” serunya dengan ceria, membuat Yara tersenyum lega.
1080.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Pintu kayu tradisional yang biasanya digunakan rumah-rumah di Jepang. Bell berbunyi. Rinka buru-buru membukakan pintu. Dia melihat sosok Eidar yang diselimuti oleh es salju karena hari ini memang sedang dilanda badai salju. "Lihatlah Anak Muda ini, kenapa malam-malam kemari?" tanya Rinka. "Maaf Tante, aku membelikan Alessa macaron dan cheese cake seharusnya tadi petang hanya saja project penelitianku baru selesai," jawab Eidar. Pria berwajah timur itu terkekeh canggung padanya.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Adakah Jalan Untuk Kembali

Adakah Jalan Untuk Kembali

Ia, Nadia, dan Adam adalah pemenang e-pasport. Namun untuk pergi ke Jepang tanpa visa, mereka harus mendaftarkan dulu di JAVES (Japan Visa Exemption System) sebelum berangkat. Walaupun ini bukan jaminan mutlak bisa masuk Jepang. Sebab keputusan akhir tetap di petugas imigrasi Jepang. Tapi permohonan Dewa diterima. Karena mereka hanya akan berlibur tidak sampai 15 hari.
10144.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai jendela jepang
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Ceritanya bagus banget kak... Izin promo ya. Sambil nunggu update buku ini, mampir yuk ke cerita aku. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Maaf, Aku Pantang CERAI!

Maaf, Aku Pantang CERAI!

Dia melihat wanita itu gelisah saat jarinya mengetuk meja, entah apa yang membuatnya gelisah seperti itu. "Jennie, kau Jenifer kan? Ya ampun apa kabarmu? Aku dengar kau baru saja kembali dari Jepang, apa kabarnya Erlangga aku dengar kau mengejarnya sampai sana." Alea menatap Jennie yang terlihat salah tingkah. Dia tak berkata apapun tapi wanita itu langsung menjelaskan seolah dia telah salah paham. "Tidak apa, lanjutkan saja saya bisa diam untuk sementara. Teman anda pasti terlalu senang sampai banyak bicara seperti itu.
9.225.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 912 kali sebagai jendela jepang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status