Maju Mundur Kena Duda Anak Satu
sahut Naomi sambil mengacungkan lima jarinya ke arah Adam.
Adam terdiam, dia menatap Jiya dengan penasaran. “Apa yang sebenarnya terjadi? Jika kamu tidak sakit lalu kenapa kamu tidak mau berdiri?“
“Sudahlah Mas, aku ini nggak sakit. Kamu mending pergi aja dari ruangan ini, ke teras atau ke mana, kek,” ucap Jiya sambil menunjuk ke arah pintu masuk ruang makan itu. “Atau kamu lihatin aja para ART kiriman mama, siapa tahu mereka butuh bantuan kamu. Di sini kan nggak ada laki-laki lain selain kamu,” imbuhnya.
Hot Chapters