menjadi yang kedua
Tanpa ada yang meminta, dengan sopan Rahma maju ke depan, membuka pintu perlahan, dan memperlihatkan gadis kurus yang sudah beberapa hari ini mengusik tidur lelaki bergelar suami nya, sedang tak sadar kan diri di atas ranjang pasien.
Terlihat tak jauh dari tubuh kurus itu, seorang perempuan yang masih cantik di usia senja nya, sedang mengusap air mata. "Istri mu cuman Ndak sadar kan diri, Le. Kata pak di dokter tadi, juga nggak apa, cuman memang kaki sama tangan kanan nya harus di perban kayak gitu." Bu nyai Halimah menunjukan salah satu kaki dan tangan gadis yang di perban itu.
Bab Populer