Kembalinya Sang Pewaris yang Terbuang
ancamnya, tapi El tetap bangkit.
“Berhenti!” Kael meraih tangannya dan menariknya mundur, “Kau tidak akan melawanku, El.” Kael yang dulu pertama kali ditemuinya, laki-laki kasar bermata elang yang menatap dengan tajam seolah hendak menombak lawan bicaranya kembali. Tatapannya menghunjam.
El menarik lepas tangannya, sekali lagi menggumamkan maaf, Kael hendak mencegah, tetapi luka di punggungnya membuatnya kembali roboh.