SILARIANG
“Tidak jadi Dek, kau tau mi bagaimana mamak toh? Mau ka kasih kawin sama Asri anaknya puang Welong. Biarmi ku turuti saja maunya mamak kali ini, yang penting mamak senang ki. Eeh sudah mi dulu naah, ada meetingku siang ini. salamku sama suamimu. Assalamualaikum.”
“Iye, Kak. Waalaikumsalam.” Tenri menatap layar ponselnya. Matanya berkabut, kak Ilham mengalah untuk dijodohkan dengan kerabatnya yang lain setelah dia melakukan silariang (kawin lari) dengan Tyo.
‘Maafkan Tenri kak Ilham, gara-gara saya tidak jadi ki menikah dengan kak Leyla.’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya.
Hot Chapters