Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Renjana

Renjana

Malamnya aku melangsungkan teror lanjutan, aku ambil hp dan siap melontarkan kata-kata iblis, huahahahha, dan inilah kata pertama “Hai…lagi apa?” iblis banget kan? Beberapa menit kemudian hpku berdering, melantunkan lagu korea kesukaanku dari Seo-hyun: I’ll be waiting for you, yang cocok dengan keadaan terkini. “Siapa?” balasnya, bukankah aku sudah sering sms dia dan dia gak menyimpan nomor hpku, arrgggh, dia benar-benar titisan iblis.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Giliran Lana mendekat. Lana menyapa dan mengulurkan tangan pada Caleb. Laki-laki plontos itu menjabat tangan Lana sembari menyebutkan namanya. "Halo, saya Caleb," ujarnya. "Saya Lana, Mas Caleb. Saya baru pertama ke Nirvana," terang Lana. "Ah iya, pantesan kayak belum pernah lihat," ujar Caleb ramah. "Ada yang bisa saya bantu, Kak Lana?"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Harapanku

Harapanku

Langit pun seperti memberikan firasat akan adanya kegelapan, tangisan air mata, dan rasa duka yang mendalam yang akan di rasakan Clarissa. Tepat hari ini orang tua Clarissa harus pergi, mereka akan menaiki bis menuju Pekalongan. Rencananya kedua orang tua nya akan menginap satu malam di Pekalongan, besok selesai acara orang tua Clarissa akan langsung pulang kembali. Ibu sudah mempersiapkan semua kebutuhan mereka selama perjalanan dan acara di sana.
2.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Aku khilaf … ck!” Pandu mengeluarkan ponsel dari saku celana, dan melihat nama wanita yang sudah sejak semalam meneleponnya. Untuk kesekian kalinya, Pandu mereject panggilan tersebut dan memasukkan kembali benda tersebut ke saku celana. Ia bahkan belum sempat membaca sekian banyak pesan dari Laura, sejak malam tadi.
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Tubuh Aronos yang terbelah tampak mengapung di atas lahar yang tersisa. Kini, setelah sebagian lahar keluar dari perut gunung tersebut, di dasar danau lahar itu muncul sebuah stupa raksasa yang merupakan puncak dari suatu bangunan yang menyerupai candi. "Kirana...Apakah kau tahu tentang tempat ini? Aku yakin, semua yang ada di Dunia Harta ini adalah pekerjaan Ki Karmapala..." tanya Bara. "Tentu saja aku tahu. Di Dasar lahar itu, ada istana tempat Ki Karmapala menyimpan senjata dewa yang dia bawa dari Kerajaan Matahari." kata Kirana Wulan.
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Si kakek tua itu langsung melirik ke arah suara decitan pintu yang dibuka oleh cucunya, Ocin. "Ocin, kamu dah pulang, Nak. Tumben sekali agak terlambat," ucap kakek Ocin yang bernama Darto itu. Ocin seketika menyalami tangan kakek Darto. Matanya yang sudah agak kurang jelas dalam melihat, kulitnya yang sudah keriput, dan juga pendengarannya yang sudah mulai memburuk adalah pertanda kakek Darto sudah termakan usia. Salah satu alasan utama yang mungkin masih Ocin pertahankan hingga sekarang meski dirinya selalu dibully oleh si trio kopet dan tidak memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri yakni adalah keberadaan kakek Darto, satu-satunya manusia yang benar-benar menerima Ocin apa adanya. Wajar
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Ralp

Ralp

Dia menatapku sekilas sebelum beranjak dan mengangkat panggilannya. "Ada apa?" tanya Ralp saat melihat sosok vampir wanita yang dia anggap adik muncul di layar. Samar-samar, kulihat wanita itu menyorot pemandangan di depannya yang punya tulisan kantor polisi berwarna coklat, lengkap dengan lambangnya. "Kali ini kantor polisi mana?" tanya Ralp yang seperti terbiasa dengan tingkah si adik angkat. "Kantor polisi di Angkasa Tua."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

ucap Arumi memanjatkan doa. Aruna dan Bima masuk dalam mobil mewah itu. Mobil itu membawa Aruna dan Bima ke suatu tempat di Bali yang terkenal karena hidden gemp atau surga tersembunyi. "Kita akan ke mana, Pak?" tanya Aruna pada sopir itu. "Tujuan kita akan ke pantai Karma Kandara beach, Bu," jawab Sopir itu. "Hah? Aku baru dengar, Pak," sahut Aruna.
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Air terjun Pangkung! *********************************************************************
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kalaupun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status