IZINKAN AKU MENDUA
“Ya, kini kita hanya bisa meyakini jika ini memang takdir, Sherin. Bukan takdir kita untuk berjodoh, bukan takdirku untuk menjadi imammu, karena ternyata Allah justru menyiapkan orang lain untuk menjadi makmumku. Aku juga berdoa semoga kelak kamu akan bertemu jodohmu yang sesungguhnya, aku yakin Allah telah menyiapkan yang terbaik untuk wanita baik sepertimu.”
Tian dan Sherin saling mengatupkan tangan di depan dada masing-masing saat berpamitan. Tak ada lagi kalimat ingin memiliki, tak ada lagi kata-kata cinta, karena mereka berdua sadar bahwa mereka berdua memang tak ditakdirkan untuk berjodoh. Hanya doa dalam hati yang mengiringi langkah masing-masing. Saling mendoakan, hanya itu yang bisa
Hot Chapters