Kafan Hitam
Beberapa kelabang keluar dari mulutnya yang bergigi runcing, kemudian bergerak masuk ke bola mata, lalu keluar melalui lubang hidung dan telinga.
Wajah penuh belatung itu tiba-tiba begetar kuat, dan tak lama kemudian meletus layaknya balon. Semburan cairan darah hitam memancur deras dari lubang mata, telinga, mulut dan hidung. Namun, secara mengejutkan, kepala pocong itu kembali ke keadaan semula.
Pria itu seketika menutup mulut. Perutnya serasa diputar-putar oleh bau bangkai busuk dari darah yang mengalir dari mahluk itu. Tubuhnya terpaksa mundur beberapa langkah.
Hot Chapters