Kubalas Madu Dengan Racun
"Maaf, kamu pikir Aa bodoh. Kamu bilang masih gadis, tapi Aa nggak menemukan darah kegadisan kamu?"
"Waktu kecil aku pernah jatuh, Aa."
"Kalau Aa nggak percaya, ya, sudah. Nggak apa-apa."
Bayu merengut kesal, mana bisa dia percaya jika gadis di hadapannya masih suci jika tidak menemukan darah perawan dalam malam pertama mereka. Pria jangkung itu bangkit dari ranjang.
"Aa, mau ke mana? Belum selesai ini, tanggung," ujar Mawar.
Hot Chapters