Kontrak Suci
“Tapi nggak tau kenapa, aku nggak yakin kalau cara kita ini bisa berhasil. Maaf, orang seperti Bu Deswita itu, harus dikasih lawan yang sifatnya kayak dia juga. Tapi, derajat, harta, dan kekayaannya harus jauh di atasnya biar Bu Deswita tahu rasanya direndahkan.”
“Pendapatmu nggak sepenuhnya salah,” balas Arif bisa mengerti dengan pemikiran Suci. “Tapi, ibuku nggak akan dapat ‘pelajaran’ apa pun kalau ‘lawannya’ lebih tinggi dari dia. Ibuku nggak akan punya rasa … rendah diri, malu, kecil hati, atau perasaan sejenisnya. Yang ada, dia masih bisa sombong dan berbangga diri di hadapan teman-teman sosialitanya karena berhadapan dengan ‘musuh’ yang lebih tinggi. Paham maksudku?”
Hot Chapters