Tamu yang Tak Diundang
Becka kembali membuka obrolan sambil mengeluarkan kotak dus kue dari dalam bagasi mobil untuk dibawa masuk.
"Apalagi aku Beck. Kamu masih pantas dibilang orang kaya, sedangkan aku hanya terlahir beruntung pernah menikah dengan orang kaya dan tinggal tetanggaan dengan kamu Beck."
"Ih, Kakak. Apa-apaan sih. Yang kaya itu orang tuaku, aku pun masih numpang Kak, belum punya kerjaan dan ini ikut kerja sama Kakak buat nambah pengalaman. Lah pula kaya harta nggak ada apa-apa nya dibandingkan kaya hati. Justru Kakak itu lebih kaya dibandingkan aku. Kakak juga punya talenta, bakat masak, pintar dan itu lebih dari harta Kak," puji Becka membuatku tersanjung mendengarnya.