Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MANUSIA YANG TERPILIH (SERI LENGKAP).

MANUSIA YANG TERPILIH (SERI LENGKAP).

10 pada perwakilan Benua Utara Zeon di Tahun yang lalu tampak terlihat di layar Monitor Televisi di dalam Stadion Arena Zeon. "Boa Boa Boa" Terdengar suara para penonton di dalam Stadion Arena yang mendukung dirinya. Boa Snake tampak datang bersama pasukan dari Kotanya yang terlihat membawa ratusan atau mungkin ribuan pasukan. Boa Snake adalah seorang Kaum Siluman Ular. ** Tak lama Terlihatlah Crocodile sang juara terkuat No. 9 dari perwakilan Benua Utara Zeon pada Tahun lalu tampak kedatangannya terlihat di monitor Televisi di Stadion Arena Zeon.
8.464.4K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as kana boon silhouette
Show Reviews (30)
Read
+Library
Vandhu Putra Persada
rata2 yg kasih bintang 1 seperti setingan antara kesel bukunya tidak laku ataupun propaganda antara editor yang saling menjatuhkan penulis dari editor lainnya. Seharusnya kalau mau terlihat bersih bagi para manipulator Beli Koin buka buku dulu baru coment agar tidak terlihat settingan antar penulis
Graylanzerit
Karya basi, cuma ISEKAI apanya yang Universe sendiri? Tokohnya Merry sue, tidak jelas plotnya. Mana mahal pula,17 koin buat buka bab awal? Mending koin buat baca novel karya Banin, epic, bagus, enggak jelimet dan plotnya enggak MONOTON. Saya sumbang lima bintang, biar dicap enggak gacor doang.
Read All Reviews
Dibuang Suami Kere, Dinikahi Dokter Tajir

Dibuang Suami Kere, Dinikahi Dokter Tajir

Dia tersenyum manis ke arah wanita yang bernama Kanaya tersebut. "Kamu!" Kanaya menekan suaranya. Badannya gemetar menahan marah, mukanya merah padam. "Ya. Saya Silvia. Orang yang akan kamu bunuh, Kanaya. MMM, sebenarnya aku kasihan sama kamu. Mau tahu kenapa?" "Mau, mau, mau," ucap Boby seperti logat Upin dan Ipin. "Lu mau tahu Beb. Mm,baiklah, Kanaya, kamu mau tahu gak?"
108.4K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

kata Boon Me cuek. *****
9.645.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kana boon silhouette
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Kamu, bisa Rib hari ini? Kita enggak lama, hanya cuci-cuci mata saja.” “Baik, Aku bisa, An. Kita ketemu di Mall Boxies, ya. Kamu jangan telat, An.” “Ok, deh, Rib. Pukul 04:15 aku sudah disana, ya.” “See you, Rib.” “See you too, An.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Selia mencoba memeluk adek bungsu nya itu. "Iya deh kak, gapapa kok." Shintya membalas pelukan kakaknya. **Flashback off** "Huuuffftttt...." Shintya menghela nafas menghilangkan rasa gugupnya. Saat di depan kelas, Shintya di kagetkan seorang anak perempuan yang memiliki keperawakkan menarik, tinggi, putih, dan satu kata yang menyempurnakannya, cantik.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
ANNORA

ANNORA

Suara itu berasal dari Devan, dia duduk di sebelah Luna sambil memandang cewek itu dari dekat sambil memakan permen yang mempunyai tusuk di mulutnya. "Ya, elo, lah. Siapa lagi emang yang mirip simpanse selain lo disini?" sarkas Luna. "Oh, berarti kalo gue simpanse, lo calon pacarnya simpanse dong?" ujar Devan berniat menggoda. Tanpa basa basi Luna memukul lengan cowok itu keras keras membuat Devan meringis. "Apaan dah calon pacar - calon pacar, nggak ada,ya. Enak aja lo kalo ngomong!"
104.4K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
Kiara

Kiara

Marwah seperti istri yang patuh saat dia berjalan menuruni tangga melengkung bersama Jay. Jika Marwah mau jujur, dia akan mengakui Kiara cantik. Gaun makan malam hitamnya menempel di tubuhnya yang indah sebelum jatuh di lututnya dan membentuk kereta kecil di belakangnya. Dia mengenakan kalung berlian ungu dan rambutnya ditarik sepenuhnya dari wajahnya untuk membentuk sanggul di belakang kepalanya.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Sesaat Arsyl seperti kebingungan hendak menjawab apa lalu dia mengalihkannya pada Asha dan bertanya tentang gadis yang dari tadi menyimak pertemuan mereka. “Ini dengan Mba siapa? Saya Arsyl, seniornya Tenri dulu di kampus.” Arsyl mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Asha. “Nama saya Asha, Mas.” Jawab Asha dengan tatapan terpesona pada laki-laki yang tinggi tegap, berkulit sawo matang, alisnya tebal dan hidungnya mancung. Senyumnya bisa membuat hati Asha seperti coklat yang sedang meleleh. Rasanya Asha tidak mau melepaskan tangannya dari Arsyl pada jabat tangan singkat itu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Mbak, bajunya nggak ada yang lain?" Pertanyaan Rani justru mendapat cibiran dari wanita tersebut. "Pake yang ada. Nggak usah protes!" bentaknya, membuat Rani diam-diam merasakan pilu di hati. Masih di ruang tertutup dengan cermin besar di hadapannya, Rani menelan rasa malu saat menatap sosok di cermin itu. Sebuah dress hitam dengan belahan dada yang cukup rendah dan paha yang terekspos bebas. Rani ingin menangis, namun teriakan dari luar membuatnya cepat-cepat merapikan rambut dan keluar. Dia kembali di bawa ke ruangan di mana Hendra dan si pirang berada.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as kana boon silhouette
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status