Cintamu Bohong, Ya?
Maya menghampiriku sambil membawa segelas anggur merah.
Dia berkata, "Kak Kirana, izinkan aku menghormatimu dengan segelas minuman."
"Bertahun-tahun kamu sudah begitu banyak berkorban demi Pak Raka, bahkan sampai tubuhmu jatuh sakit," lanjutnya sambil melirik tubuhku dari atas ke bawah dengan tatapan penuh makna.
Aku mengabaikan tatapannya, lalu berkata dengan datar, "Nggak usah. Aku nggak mau minum alkohol, cukup jus saja."
Bab Populer