Kutukan Perjaka Tua
Bang Ayas menunjuk dua pintu yang bersebelahan, dan aku langsung mengerti kalau sebelah kiri adalah kamar karena tadi dia masuk ke sana.
Asli sih, Acha parah banget. Sekarang aku mengerti kenapa dia berkata ini adalah celanaku. Pasti kalau dipakai Acha, hanya satu jengkal saja dari pangkal paha. Untungnya, aku lebih pendek dari dia sehingga celana ini tidak terlalu pendek di tubuhku.
Celana kotorku dan kemeja Bang Ayas kumasukkan ke dalam kantong plastik bekas, niatnya akan kucuci sepulang dari sini.