Aku Dan Ayah Muridku
Dia melanjutkan, “Guru yang sudah seperti bidadari di hatiku, ternyata juga nggak sebaik itu. Setelah itu, aku tahu dia nggak hanya berhubungan dengan kepala sekolah, tapi juga punya hubungan gelap dengan beberapa guru pria lainnya. Padahal di permukaan, dia tetaplah guru teladan yang lembut dan bermartabat.”
Dia menoleh dan menatapku.
“Sejak saat itu, aku pun menyadari satu hal.”
Matanya sangat gelap, seperti dua lubang hitam yang tak berdasar.
“Guru, terutama guru perempuan, semuanya penuh kepalsuan. Di depan orang terlihat terhormat, tapi di belakang… siapa yang tahu seperti apa aslinya?”
Aku merinding.
“Jadi kamu….”
Sikat na Kabanata