Duda Pilihan Ayah
bisik Kai, seperti membocorkan rahasia besar.
Dewangga dan Kanaya tertawa pelan. “Terus Kai bantuin?” tanya Kanaya sambil meletakkan kotak makan siang di meja.
“Enggak boleh nyontek, kata Bu Guru,” jawab Kai polos.
“Bagus,” ujar Dewangga sambil mengacak rambut anaknya.
“Oh iya, Pa…” Kai mengeluarkan dua stiker bintang dari saku seragamnya, “Yang satu buat Kai, yang satu buat Papa! Karena Papa juga keren."