Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Tunggu sebentar. Akan ku ambilkan tisu.” Van kembali lagi seraya membawa tisu yang langsung ia usapkan ke jari Ele. “Kau tahu di mana kotak P3K biasanya disimpan?” “Di sebelah kulkas,” jawab Eleanore lirih. “Aku ambil dulu, ya. Tunggu sebentar.”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as kapas p3k
Read
+Library
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Hal yang sama juga dilakukan pada kaki Bang Robi. "Ada alkohol dan perban, Ti?" tanya Mas Aryo. "Ada, Mas. Sebentar Titi ambilkan dulu." Aku lalu segera kembali ke kamar untuk mengambil kotak P3K. Aku selalu menyiapkan beberapa obat dan peralatan pengobatan sederhana di rumah hanya untuk jaga-jaga. Selama ini kotak itu jarang terpakai, tetapi untung ia ada di saat seperti ini.
1079.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kapas p3k
Read
+Library
GRALEO

GRALEO

Gestiamustikaadiprajglaresgrooprofil gelaplelap
Alea pun membopong cantika ke kamarnya Setelah sampai Alea mendudukan cantika, Alea lupa bahwa kamarnya bukan kamar Alea dan tidak tau dimana letak P3K itu "Biasanya Diapartemn ini nyediain P3K tuh di lemari bawah ranjang" Ucap cantika "Oh ya" Alea pun mencari di bawah ranjang dan benar saja P3K Ada di sna "Tau gak Lea, sebenarnya ini rahasia terbesar tapi lo wajib tau" Ucap cantika yang masih menahan sakit "Apa tuh?" Tanya alea penasaran
1.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as kapas p3k
Read
+Library
Ketua OSIS

Ketua OSIS

Seraya itu keduanya saling berkenalan. Percakapan ringan terus berlanjut sampai Eva selesai memasangkan perban di tangan Sabila. Beruntung Eva selalu membawa kotak P3K di dalam tasnya. Walaupun sering dicap memberatkan untuk dibawa kemana-mana, namun terbukti bahwa sekarang ini kotak P3K itu sangat berguna.
1019.9K viewsOn holdAdded to Library 697 Times as kapas p3k
Read
+Library
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

katanya sambil membawanya ke sofa di sudut ruangan. Dirga menurut saja. Ia menjatuhkan tubuhnya santai di sofa, sementara Nadine sibuk mengambil kotak P3K dari laci meja. “Diam ya!" ujar Nadine saat kembali, duduk di sampingnya dengan jarak yang cukup dekat. Tangannya terangkat, jemarinya memegang kapas yang sudah diberi antiseptik. Begitu kapas itu menyentuh sudut bibir Dirga—
10323.8K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as kapas p3k
Show Reviews (29)
Read
+Library
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
WITHERED

WITHERED

Bahkan, Ken yang menunggu pasti bisa melihat itu, ia hanya memilih diam tak menanyakan apapun. "Aku akan ambilkan kotak P3K," ucap Ken padaku yang duduk di samping Arga, suaranya yang membuka laci terdengar menggema dalam rumah yang jadi begitu sepi tanpa celoteh Banyu. 'Kota P3K? Untuk apa?' batinku yang merasakan kepalaku masih berdenyut, sampai aku melihat darah dari punggung tangan Arga.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 859 Times as kapas p3k
Read
+Library
Cinta Seorang Pengasuh

Cinta Seorang Pengasuh

ucap Mark sembari menahan sakit. Karina mengangguk. Wanita itu sedikit panik dan kesulitan mencari kotak P3K yang seharusnya disimpan rapi di kamar. Karina mencari ke sana-sini dengan sedikit panik, tetapi kegiatan mencari itu menjadi lebih sulit dengan pikiran yang kalut. “Di mana, ya, kotak P3K-nya?” Dia bergumam sendiri. “Di sana, Ma!” Mark menunjuk pada loker atas kemari. Di dalamnya memang ada sebuah kotak putih.
1073.6K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as kapas p3k
Read
+Library
ALVAREZ

ALVAREZ

Mengikuti perintah Alvarez, ia berjalan pelan, lalu dengan hati-hati duduk. "Luh kenal ini cewek, Va?" Kang Bien meletakkan kotak P3K. "Maunya sih gak pernah kenal!" Alvarez berjongkok di hadapan Athena, lalu membuka kotak P3K. "Gue aja yang urus. Lo kerja aja, Kang." "Hati-hati ya! Jangan lo teken pake emosi itu luka! Kasihan." Kang bien pergi setelah mengingatkan.
109.4K viewsOngoingAdded to Library 374 Times as kapas p3k
Read
+Library
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

"Disini aja, nanti aku anterin, okay?" Setelah berkata begitu, dia keluar kamar, nyariin Icha koyo yang dijanjikannya. Kotak P3K ada di bawah tangga. Di taruh Mama di situ biar semua orang bisa lihat. Dia mencari – cari sebentar. Koyo…. Nggak ada? Adanya plester. Hmm…. Selain Koyo apa ya yang biasa dipake Mama atau Jijah….
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as kapas p3k
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

ucap He Sura memuji gadis yang sedang malu - malu itu, dan dengan perasaan yang tinggi ia menggunakan kemampuan mata tembus pandanganya. "Hah...?" He Sura terkejut paten dan mulai merasa aneh dengan apa yang ia saksikan, dimana isi dari kotak yang tampak seperti P3K berwarna coklat gelap itu ternyata, semuanya adalah benda - benda aneh. - Kalung Anjing, - Cambuk, - tongkat karet, dan lain - lainnya, seperti alat - alat untuk melakukan hukuman keras dan alat 53k5.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as kapas p3k
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status