Pesugihan Tumbal Nyai
ucap ustaz yang usianya sudah terlihat memasuki kepala lima itu.
"Tidak apa-apa, Pak. W* alaikumsalam," tutur Mas Darman.
Mereka sudah terlihat menjauh, kami pun kembali masuk ke dalam menyiapkan kamar terbaik sebagai tempat ritual bertemu Nyai. Warna hijau mendominasi ruangan tersebut seperti, seprai, kelambu dan lukisan-lukisan sakral lainnya. Bunga sedap malam yang disimpan pada setiap sudut ruangan serta beberapa dupa yang tertancap dalam guci agar bisa kami nyalakan kapan saja.