Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

Ada biru, hijau, dan marun. "Tok....tok....tok...." "Tari ayo kita ke masjid." "Iya Teh, sebentar." "Subhanalah, Kamu cantik Tari pakai gamis merah marun ini." "Terima kasih Teh." Aku tersipu malu mendengar perkataan Teh Sinta. Kami pun berjalan menuju masjid. Tak lupa teh Sinta membawa Alia putri pertamanya. "Allahuakbar- Allahuakbar."
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Hal itu karena ia terbuat dari plastik tahan air. Karpet berwarna merah tua ini merupakan karpet serbaguna yang biasa digunakan untuk shalat maupun sarapan, makan pagi maupun makan malam. Kami telah membentuk lingkaran bersiap menikmati sarapan pagi bersama. Kay sudah bisa mengondisikan posisi duduknya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

“Duluan saja, Ar. Aku tidak tahu masjid mana yang terdekat.” Arifin pun memacu motornya dengan kecepatan sedang, sementara aku terus mengikutinya dari belakang. Tak sampai sepuluh menit, kami telah menemukan sebuah masjid agung yang memiliki kubah besar berwarna hijau. Bangunannya begitu megah dengan dua lantai dan pilar-pilar warna putih berlis cat emas.
1030.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

dari Azura, bayangan di kepalanya jadi makin liar. Karpet: Monster lumut hijau gelap. Tiap dia geser, bulunya rontok berceceran di lantai. Ada lubang gelap di wajahnya. Kipas angin: Laba-laba warna cokelat karatan. Kakinya tipis bisa muter-muter. Pshh! Alat pengharum otomatis yang nempel di tiang masjid tiba-tiba nyemprot. Dimas tersentak.
858 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Nampak alat buat mengepel lantai pun sudah disiapkan di situ. Gulungan-gulungan karpet tebal untuk alas sholat dalam masjid terlihat berbaris rapih siap untuk dipasang. Semua perlengkapan masjid sudah terpasang, dari toa di atas menara, juga pengeras suara sudah siap digunakan. Masjid satu-satunya di desa Cibungah ini sudah bisa digunakan masyarakat untuk sholat berjamaah, hanya belum diresmikan. Menunggu Riswan menyelesaikan kasus yang sedang menjeratnya.
9.11.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50.0K kali sebagai karpet hijau masjid
Tampilkan Ulasan (120)
Baca
+Pustaka
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan Risma dan Riswan bikin makin betah. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM

RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM

Dinding yang semula kayu, kini dilapis dengan GRC Board, dan ditempeli Wallpapper hijau bermotif garis hijau putih vertikal. Sempurna. Lantainya pun, bukan lagi plesteran. Melainkan sudah ditempel perlak mirip keramik motifnya, dan dilapisi karpet berwarna hijau bercorak polkadot coklat. Indah sekali. "Gimana, Non! Non suka?" "Lumayan Mbok!" "Nggak ada kipas angin, atau AC, Mbok?" "Ndak ada Non! Hawa dingin ndak butuh Kipas. Di sini airnya dingin kayak es, Non!"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Panas Tuan Duke

Dalam Dekapan Panas Tuan Duke

Hari yang ditunggu telah tiba. Di dalam katedral, kemegahan distrik barat terpampang nyata. Koridor tengah yang memanjang hingga ke altar telah diselimuti karpet beludru merah pekat, dihiasi ribuan kelopak mawar putih segar yang menebarkan aroma harum yang menenangkan.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

jawab Rebecca sambil menggandeng Ailsa. Mereka masuk dengan tenang. Di dalam, karpet merah terbentang, dan lampu gantung kuno tergantung megah dari langit-langit kayu yang diukir. Bu Retno, yang mengenakan kerudung ringan, membantu menjelaskan pada anak-anak tentang pentingnya tempat ibadah dan sopan santun di dalamnya. Selanjutnya, mereka berjalan ke pasar lokal yang tak jauh dari masjid. Warna-warni buah tropis, kain tenun lokal, dan aroma rempah-rempah memenuhi udara.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

Aku tidak tahu lantai kamar ini terbuat dari keramik jenis apa, karena semua permukaannya tertutup oleh karpet berwarna hijau. Walau beragam warna ada di ruangan ini, namun didominasi oleh warna hijau dan biru. Warna favoritku, sih, namun tetap saja aku tidak merasa nyaman berada di sini. Begitupun dengan ranjang yang sedang aku tempati, tak ubahnya seperti tempat tidur para ratu dalam cerita dongeng. Warnanya coklat mengkilap dengan fariasa kuning dan silver. terbuat dari kayu jati dengan ukiran yang indah dan sangat rapi.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

“Nanti akan ditambah pelan-pelan.” Terakhir, di lantai satu, Birru membuka pintu kecil di dekat tangga. Ruangan mushola menyambut dengan suasana tenang; karpet hijau tua terbentang rapi, rak mukena di sudut, sajadah terlipat, dan lampu kuning lembut yang membuat suasana terasa hangat. Jennar berhenti cukup lama di sana. Napasnya terasa lebih pelan. “Aku suka musholanya. Tenang.”
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai karpet hijau masjid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status