Terjerat Takdir Tuan Saka
Tender yang berbeda dari sebelumnya, sesuau ia kejar dengan keras selama berbulan-bulan, yang ia rasa sudah hampir di ujung jari, ternyata lagi-lagi dimenangkan oleh Saka, pesaing sekaligus menantunya.
Budi duduk di kursi kerjanya setelah merasa kepalanya berputar karena masalah yang terjadi, matanya memandangi berkas-berkas tender yang baru saja diselesaikan. Ia menyalakan laptopnya, memeriksa bagian email dan membaca beberapa email baru yang masuk.