TEROR BUNGA TASBIH HITAM
"Bunda nggak nangis, kok. Bunda bahagia, kamu sekarang sudah bahagia di Surga. Kamu nggak lagi merasakan sakit. Kamu nggak lagi tersiksa. Bunda bahagia, Sayang. Kamu sudah menemukan keluarga kamu. Kamu pergi dalam pelukan ibu yang mengandung dan melahirkan kamu, Isco. Bunda bahagia untuk itu, Nak."
Bunda Theodora memeluk foto Isco dengan erat. Sebelah tangannya mengusap-usap batu nisan bertuliskan tinta emas itu. Air mata Bunda Theodora kembali jatuh. Di sebelahnya, Doni merangkul bahu perempuan itu.
Bunda Theodora menoleh sekilas dan tersenyum samar. "Terima kasih, Doni. Terima kasih sudah mendampingi Isco selama ini."
Bab Populer