Dibalik Bayang
pinta Arttha seraya menggeser kusir yang mau diduduki oleh Suci, “Ayo sayang, duduklah.”
Seperti biasa setelah selesai makan malam, keluarga kecil yang harmonis itu bercengkrama satu sama lain, berbagi cerita tentang tentang seharian penuh yang telah terlewati. Banyak kisah telah berlalu, lelah dibawa santai. Suka, karena pekerjaan yang dilakukan seharian tidak terlalu padat, bersyukur karena yang Kuasa mempermudah segala urusan dan duka semuanya berakhir disini.
Meja makan selalu setia menjadi saksi bisu tentang seluk-beluk dunia, mengajarkan arti dari kehidupan yang dijalani.
Bab Populer