Gerimis Bulan Desember
“Bomat, yang penting tugas gue selesai, ‘kan? Nggak perlu dihukum lagi gue. Enak lho pacaran sama anak SMP, ha ha ha.”
Gadis bermata indah itu menangis pelan. “Maksudnya apa, Kak? Dimanfaatin apa?”
“Mampus lo, Nu!”
“Bee!” panggil Inu cepat-cepat, kartu AS-nya terbuka begitu saja. “Kamu salah denger. Maksudnya aku senang dibantu kamu.”
“Aku nggak budek, Kak. Aku denger jelas dan ngerti banget maksud kalimatmu. Nilai Bindoku 100, nggak bego masalah kalimat.”