AKU VS IBUMU
Lalu aku berbalik dan melangkah menuju kamar.
“Eh, Ratna. Lihat ini! Kayak Chintya dong. Udah cantik, baik, kaya raya pula. Main-mainnya juga mahal, ke Bali. Jadi bisa bawain oleh-oleh yang berkelas. Gak kayak kamu, bisanya cuma bawa rambutan dari kampung,” ucap Kak Ratna diikuti gelak tawa Mama dan Chintya.