Setelah Kamu Pilih Dia
Kali ini Dinda membawa kertas print-out ulasan bukunya dari seorang pembaca yang tidak ia kenal.
“Dengerin ya,” ucap Dinda, “Dia nulis: ‘Saya pernah gagal menikah. Saya pernah ditinggal tanpa pamit. Tapi setelah baca buku ini, saya jadi tahu… ternyata bukan saya yang salah. Saya cuma perlu waktu untuk sadar bahwa cinta bukan tentang siapa yang kita kejar, tapi siapa yang tetap tinggal walau kita sedang jatuh.’”
Rayhan diam sejenak, lalu berkata pelan, “Itu kamu, Din. Kamu nulis buat bantu orang bangkit. Bukan buat nyari panggung.”