RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)
Namun, siapa kira justru kini luka itu dikorek lagi dan kali ini lebih dalam.
Tak terasa dua bulir bening meluncur dari mata indah Rinai. Wanita dengan iris cokelat itu membiarkan air mata itu jatuh. Dia tak ingin menahan lagi, biar saja habis dan kering disapu angin. Cukup sudah pelajaran tentang cinta. Dia tak akan pernah percaya lagi pada kata-kata manis memabukkan itu. Cinta tak pernah ada di dunia, yang ada bisnis yang saling menguntungkan. Bersama Kenshi dia belajar, kalau kamu punya sesuatu yang bisa dimanfaatkan orang lain, maka kamu bisa dihargai. Jika tidak, jangan pernah berharap, dipandang saja tidak.