Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

Ki Jatmika menegurnya, “Kalau kau memaksa diri, arus itu akan berbalik melawanmu. Ingat, laut tak pernah tergesa. Ia mengikis karang sedikit demi sedikit.” Hari demi hari, perlahan napas Sagara menjadi semakin teratur. Tubuhnya lebih ringan, pikirannya lebih jernih. Untuk pertama kalinya ia merasakan ketenangan seperti menyatu dengan alam. Saat membuka mata pada pagi keempat belas, ia melihat kabut tipis di atas sungai, dan entah kenapa ia merasa seolah-olah dirinya bagian dari kabut itu—menyatu dengan arus air dan angin pagi. Ki Jatmika tersenyum bangga, “Sekarang kau mulai memahami. Inilah dasar yang akan membuatmu siap melangkah ke jurus berikutnya.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

Suara di sampingnya, membuat Senja mengucek mata dan menengok. "Ibu! Kenapa siram Senja pakai air!" sembur Senja. "Ini baru air dingin, belum air panas." "Bu, ini hari Minggu. Jadi, gakpapa kalo Senja bangun siang, lagian setiap malam Senja itu sibuk belajar jadi sekarang Senja mau tidur seharian," ucap Senja. "Hari ini nggak ada kata tidur! Kamu harus bangun, mandi dan siap-siap!" tegas Mawar berkacak pinggang.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
Cursed: Kutukan Kembar Tampan Season 3

Cursed: Kutukan Kembar Tampan Season 3

Katy memberi usul, "Mumpung kita belum kembali ke ceruk kita yang nyaman dan hangat, kita bawa beberapa botol dulu dari gudang ini sebagai persediaan minuman!" "Minum wine pagi-pagi buta begini? Gila, kita bisa mabuk parah!" Kate tertawa, "Tapi boleh juga, ambillah! Ayo, yang mana saja! Aku tak peduli kita akan sakit perut atau mabuk karenanya, yang penting tubuh kita segera hangat, aku membeku di sini..."
109.8K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
Miliarder Tampan Itu Jodohku!

Miliarder Tampan Itu Jodohku!

di situ tertulis sebuah puisi, Engkau laksana bulir embun pagi, menyejukkan, setelah jiwa beradu dengan malam yang kelam. Engkau laksana temaram bulan, mendamaikan, seusai perjalanan panjang tanpa arahan tujuan. Engkau laksana angin yang bergerak perlahan, meneduhkan, sesudah perang melawan ketidak pastian. Ijinkan aku untuk masuk ke dalam bilikmu.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
Di Antara Dua Pilihan

Di Antara Dua Pilihan

Walaupun entah sudah berapa kali wanita itu memancing libidonya. ***LS*** Kabut pagi menyelimuti kota Surabaya. Udara terlihat putih pekat karena mengandung molekul-molekul air. Dan sisa hujan semalam masih menggenang di tepian jalan. Marisa berangkat kerja memakai sweater abu-abu karena suhu pagi itu lumayan dingin. Ia berjalan menuju jalan besar untuk menunggu taksi atau pun angkot. Mana dululah yang lewat. Sebab dia jarang pesan taksi online.
10156.8K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as kata kata embun pagi
Show Reviews (27)
Read
+Library
Anggra
diluar nalar nih ceritany kk Lis..sekelas Daniel yg tampan dan tajir bisa dicuekin bahkn mngkin dselingkuhin..jrang² sih crita kk Lis yg istri slingkuh dbelkang suami...biasany jga suami yg mendua..pokoke cerita kk Lis slalu mmiliki wrna yg brbeda dr yg lain..semangat kk lis
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Udara masih terasa sangat sejuk, bahkan dia dapat mencium bau embun dedaunan di pagi hari. Senyum Cantika pun mengembang, dia selalu suka aroma basah di pagi hari. Setelah ritualnya selesai, Cantika mulai berlari mengitari kompleks sembari mengamati satu per satu rumah besar yang dilewatinya. Baru satu putaran pendek, ketika gadis itu melihat sebuah mobil dengan jendela setengah terbuka di seberang lapangan. Keningnya mengenyit heran. Cantika melepas earphone dari telinganya.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 247 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
Perfect Melody

Perfect Melody

Kicauan burung menjadi pelengkap suasana sejuk pagi ini. Embun-embun di dedaunan berangsur hilang sebagai tandai bahwa sang surya mulai menampakkan diri. Semangat tinggi mengawali hari yang indah. Seperti Stevia, gadis berambut panjang itu bersenandung ria sepanjang koridor sekolah. Terlihat sangat cerita tanpa beban hidup.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Embun masih menetes dari ujung daun, jatuh perlahan ke tanah basah, menciptakan bunyi halus yang menenangkan di tengah keheningan pagi. Aku duduk di meja kayu rendah di beranda, sedang menyeduh teh melati. Uap panas mengepul perlahan, membawa harum yang lembut dan menenangkan. Tangan yang tadi menyiram bunga masih sedikit basah, dan ujung rambutku yang terurai terkena embun pagi yang dingin namun menyegarkan. Tidak ada pelayan yang berdiri di sudut ruangan. Tidak ada utusan yang berjalan bergegas. Hanya aku, cangkir teh yang mengepul, dan dunia yang perlahan terbangun dalam keheningan yang damai.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

BAB KE : 79 PERPISAHAN YANG MENYEDIHKAN 16+ Ketika pagi menyingsing. Mata hari dengan malu-malu siap mengintai untuk menyinari bumi. Suhu masih terbilang dingin, ditandai dengan sekumpulan kabut yang enggan untuk meninggalkan langit Kampung Galuh. Cuaca seperti ini membuat embun-embun bergembira. Mereka begitu betah dan asik bergelantungan di ujung daun dengan memancarkan cahaya yang berkilau. Sungguh indah dipandang mata.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 391 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Pertemuannya kemarin dengan Vito dan Helena, seolah mulai melepaskan satu-persatu tali-tali yang selama ini melilit tubuhnya. Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, Embun turun ke lantai bawah. Lelah itu masih menempel, tetapi rasanya sedikit lebih ringan. “Pagi, Nya,” Sama Bi Mar dan Tuti. “Pagi, Bi.” Embun menarik kursi langsung duduk. Dia melihat menu sarapan pagi dan mengucapkan terima kasih pada keduanya. Setelahnya dia membubuhkan makanan ke dalam piring.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as kata kata embun pagi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status