Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Keinginanku sudah terpenuhi, apakah keinginan Jack masih belum terpenuhi? Aku melihat Jack yang tampak penasaran, melirik jasadku di atas ranjang, lalu melirikku yang melayang di udara. Dengan riang, dia melompat-lompat sambil berkata, "Wah hebat sekali, aku punya dua ibu." Aku melihat air matanya mengalir di wajahnya. Anakku, dia masih belum mengerti apa itu kematian. Waktu berlalu, tanpa terasa sudah setengah bulan kami di sana.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Pernikahan Yang Tak Kupilih

Pernikahan Yang Tak Kupilih

"...aku nggak bisa menerima perasaan kamu. Sorry, Matt. Kamu pantas mendapatkan perempuan yang lebih baik dari aku." Keheningan menyelimuti mereka. Matthias menatap Katerina dalam, mencob mencerna penolakan yang perempuan itu berikan, tapi rasanya hatinya belum bisa menerima itu. "Tapi kamu perempuan yang saya cari, Kate. Saya yakin you're the one for me." "Aku yang nggak bisa menjadikan kamu the one for me, Matt." Ucap Katerina dalam hati. Ia tak mungkin berterus terang seperti itu yang jelas-jelas akan lebih menyakiti Matthias.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kata kata mati rasa
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
Adduuhhh... jujur THOORRRR kalo karakter cowo nya modelan Bayu gini CELAMITAN KEMALUAN NYA.....!!!! Duuuhhhh... Jaga kesehatan READERS biar TETEP WARAS... Kalo masalalu ga masalah ya mau Making love Bercinta tiap hari sama Pacarnya dulu, Tapi skrg posisinya Bayu udah NIKAH...!! KASIH AZAB BUAT BAYU
Dandelion
Hallo semuanya... Terima kasih karena kalian udah membaca ceritaku. Kali ini aku mau umumin, kalau aku punya cerita baru judulnya 'Pak Jagat! Cintai Aku!' Kalau kalian berkenan, ayo mampir. Aku tunggu ya.. with love, Dandelion
Baca Semua Ulasan
Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Air matanya jatuh tanpa suara. “Tuhan…” Suaranya terdengar sangat pelan. “Apakah aku harus menjalani hidup seperti ini lagi?” Ia menarik napas dengan susah payah. “Aku hanya ingin hidup biasa… Tidak perlu penuh kebahagiaan… hanya tenang… lalu mati dengan tenang…” Tidak ada jawaban, hanya keheningan yang sama seperti sebelumnya. --- Malam datang, udara di ruang itu seketika berubah menjadi jauh lebih dingin. Angin masuk melalui celah-celah dinding. Dan tubuh Senia.. perlahan mulai menggigil.
10520 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Aku akan kasih hidupku sebagai gantinya. Pesan terkirim. Aku menatap layar yang menyala, setiap detik terasa seperti pisau algojo yang turun perlahan. BZZZ. HP-ku bergetar. Aku buka itu seperti raih tali penyelamat, hanya untuk membeku oleh kata-kata di layar: [Kamu beban. Pergi mati saja.]
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Wanita itu menatap ponsel Gisela yang tercerai berai di lantai dengan mata berkaca-kaca. “Kenapa aku tidak mati saja, Ma? Kenapa aku harus hidup kalau hanya untuk merepotkan banyak orang saja?” Adelia menjambak rambut panjangnya yang tergerai. Dia menangis kencang seperti anak kecil yang sedang bersedih karena mainan kesayangannya hilang.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Katon. “Tapi.” Carz pun melompat mundur dan berlari dengan sangat cepat. ”Akan kubunuh kau sekarang juga!” Seru Carz dengan seluruh cakarnya yang sudah memanjang bagaikan 10 pedang yang amat tajam menusuk badan Katon dengan cepat sekali. Katon pun terdiam dan menjatuhkan tongkat besinya yang sudah kembali berubah menjadi pulpennya. Katon terlihat pucat karena Carz menusuknya cukup dalam. Carz pun tersenyum dan berkata. ”Tadi itu menyenangkan, tapi sayang sekali kau sudah mati secepat ini. Sayang sekali ya?”
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Ruang Rindu

Ruang Rindu

kataku akhirnya lalu tersenyum. "Nggak baik memendam perasaan terlalu lama Ra! apalagi marah dan kecewa harusnya langsung disampaikan biar semua orang nggak salah paham..." kata Fatira sambil memenuhi mulutnya dengan martabak coklat keju kesukaan kami berempat.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

pamit Ayers. "Jangan lupa mencucinya lebih dulu sebelum kau makan!" "Oke." Ayers berlari pelan keluar dari kebun. Mengabaikan perkataan Marthe, Ayers mencomoti anggur di dalam kantongnya sembari berjalan. Anggur di sini memang memiliki cita rasa yang berbeda. Lebih manis dan sedikit rasa asam. Tidak heran kalau anggur dari Mittelbergheim adalah yang terbaik.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Matanya kini terasa buram. "BUK..!" "Aaaah, apa aku akan mati sekarang?" gumamnya dalam hati. Tubuhnya terasa dingin ,dingin sekali. Angin yang meniup tubuh dan rambutnya, terasa seperti guyuran air es, yang membuatnya menggigil kuat. Adinda hanya pasrah, ia berharap akan ada keajaiban datang, semoga ada yang bisa menolongnya dari maut.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

kata Bu Ikah. “Betul itu, Bim.” Suci mengangguk setuju. Dobrakan ketiga zombi makin keras. Bau anyir darah dan bau busuk dari air liur para mayat hidup itu semakin menyengat. Keadaan itu makin membuat tak nyaman. Seluruh bau membuat isi perut bergolak dan kalau dibiarkan terlalu lama semua isinya itu akan naik ke kerongkongan dan keluar dari mulut.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kata kata mati rasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status