Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Lina menunduk, lalu berkata dengan suara pelan, “Aku sudah mengirim banyak pesan dan Kakak nggak membalas. Apa dia masih marah? Kalau dia benar-benar nggak pulang ... hatiku rasanya hampa.” Setelah itu, suasana di ruang tamu terasa hening sesaat. Ayah mengerutkan kening, dia berkata dengan suara dingin dan tegas, “Abaikan saja Karin. Dia selalu berlagak sok tahu agar semua orang fokus padanya. Kapan dia akan tumbuh dewasa?”
15.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

“Apa perpisahan adalah jalan yang terbaik, Ma?” “Melihat keadaan kalian saat ini, mungkin itu pilihan terbaik. Sebagian orang justru akan lebih respect satu sama lain justru setelah tidak terikat pernikahan lagi.” Mela mengelus punggung Ammar. “Lepaskan Adelia. Lepaskan sakitmu karena masa lalu. Disini, kita semua memiliki porsi kesalahan masing-masing. Jadi, mari berbenah kedepan. Semoga, setelah badai besar yang terjadi, akan kamu temui ketenangan di kemudian hari.”
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Ok, lu jual gue beli. "Baiklah kalo Kakang minta kami pulang, carikan kami mobil trepel, sekalian ongkosin kami. Karena kalau pulang mendadak, jujur aku belum ada uang." Ku gertak saja kakak ipar ini, coba dia mau apa enggak. Enak aja nyuruh pulang, emang aku ini kacungnya. "Gila kamu, Rum! Masa aku yang nyari trepel, bayarin ongkosnya pula! Kamu mau meres aku!" Kang Handoyo naik oktaf.
7.840.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Cita—“ “Kemarikan,” putus Cita dingin, tanpa ingin meluapkan amarahnya pada Arya. “Cita, ini semua nggak—“ “Keluar dari kamarku kalau begitu.” Cita memutar kursi rodanya, lalu beranjak menuju pintu. Ia membukanya dan mempersilakan Arya untuk pergi dari kamarnya. “Ini sudah malam, dan aku mau istirahat. Tidurlah di kamar tamu, besok pagi kita bicarakan semuanya dengan papa, juga mami. Aku janji nggak akan bicara apa-apa masalah ini, asal Mas Arya setuju dengan permintaanku. Oia, satu lagi, setelah pulang dari sini, bereskan barang-barangmu dari rumah papa dan pindahlah dari sana.”
9.839.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
KARMA MERTUA

KARMA MERTUA

] [Intan: Apa ndak bisa dibicarakan lagi? [Rita: Gundiknya dia ndak cuma 1 Mbak, tapi banyak. Nggak mau lagi aku sama dia, jijik.] [Intan: Tapi kalau kamu pisah dari dia trus apa rencana kamu?] [Rita: Ya balik ke rumah ibu lah, kemana lagi? Makanya kita harus segera bertindak Mbak. Warisan ibu bisa kita bagi 2 nanti.] Astaghfirullah!! Mataku mendadak gelap, kepalaku berkunang-kunang membaca chat paling atas yang ada di ponsel Intan. Kucoba scroll, tapi tak ada lagi chat sebelum itu. Mungkin Intan sudah menghapusnya.
915.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

kata Andra melambaikan tangannya lalu berbelok ke arah kanan jalan. “Hati hati juga kak” Raina balas melambaikan tangannya. Raina melanjutkan berjalan menuju rumahnya, hanya tinggal melewati beberapa rumah saja akan tiba di rumahnya. Ia ingin cepat cepat sampai kerumahnya, karena hari ini ia sangat lelah sekali setelah padatnya kegiatan Masa Orientasi Siswa kemarin. Saat hampir sampai di rumahnya, hp Raina berbunyi. Ia melihat nama yang tertera disana, ternyata Clara yang menghubunginya.
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
I'm On You

I'm On You

Kalau boleh minta tolong pada editor siapapun, tolong hapus saja semua cerita ini. Karena banyak dosa yang sudah saya tulis di cerita ini. Saya sudah khilaf menulis cerita yang melanggar hukum agama Islam dengan banyak adegan tidak dibenarkan dan juga memunculkan karakter jahat juga minuman2 minuman haram. Saya cuma tidak mau cerita ini menjadi dosa jariah saya dikemudian hari. Semoga Allah SWT merahmati kita semua. Terima kasih bila ada yang membantu saya untuk mentake down atau menghapusnya. Semoga Allah SWT memudahkan urusan kamu dan melapangkan rezeki kamu, amiin.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
COMEBACK

COMEBACK

Kata Vanda menghentikan langkahku. Aku menyerahkan ponselku yang sudah menunjukkan nomor kontakku yang bisa dihubungi. Vanda segera mencatat nomorku ada ponselnya. Kemudian dia terlihat mengirim sebuah stiker love padaku. Sial, sepertinya Vanda memang sengaja mengobrak-abrik pertahananku.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

ujar Rengga membuyarkan lamunan Katarina. “Eh, Rengga. Makasih banyak ya,” ujar Katarina menuruni mobil dengan semangat. Tangannya melambaikan ke arah Rengga, senyumnya merekah menatap lekat kepergian Rengga. Kini ia berlari menuju kamarnya di lantai atas. ‘Aku gak tahu harus ngapain sekarang,' gumam Katarina lirih.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Mengikuti Kata Hati

Mengikuti Kata Hati

Lalu dia mengangkat pistol dan mengarahkannya ke kaki kanan Catherine. Catherine bergerak lincah, menghindar dari peluru dan bersembunyi di balik tiang. Sementara itu, Xavier sambil menahan rasa sakit, mulai melepaskan ikatanku. Napasnya semakin berat, wajahnya berkilau dengan keringat.
47.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata move on
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status