Tuan, Aku Hamil!
Kata-katanya menyentuh sesuatu yang dalam di diriku, membuatku tersesat di antara ketakutan dan gairah yang tak terkendali.
"Gavin ini....mhhhh,"Gavin tidak memberiku waktu untuk berpikir. Kata-kataku terhenti oleh ciumannya yang dalam dan mendominasi, penuh dengan gairah yang tidak terbendung. Pelukannya semakin erat, tubuhnya menekan tubuhku, dan kami terhempas ke tempat tidur, setengah badan kami rebah di atasnya. Setiap gerakannya begitu intens, membuat pikiranku berputar dan membuat sulit untuk memisahkan antara hasrat dan ketakutan yang tiba-tiba menjalari diriku.