Pembalasan Sang Dokter Jenius
kata Rani, meski bibirnya masih tersenyum lebar.
“Belum selesai,” kata Joko. “Terus mulailah parade itu. Satu per satu mereka dorong anak gadis mereka ke depan mukaku. ‘Kenalin, ini Sinta, lulusan S1’. ‘Kenalin, ini Wulan, pinter masak’. ‘Ini ponakan Tante, pinter ngaji’. Ada yang malu-malu, ada yang cemberut, ada juga yang senyum-senyum genit.”