Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Panas Cinta Terlarang

Rahasia Panas Cinta Terlarang

Dua orang santri sedang duduk di atas tempat tidur, masing-masing memegang kitab. “Assalamualaikum!” Rafiq memberi salam, dan keduanya segera menoleh. “Waalaikumsalam!” jawab mereka serempak. “Aku bawa teman baru nih,” kata Rafiq, menepuk bahu Ali. “Kenalin, ini Ali, dia baru aja datang ke pesantren hari ini.” Salah satu dari mereka, santri berperawakan tinggi kurus dengan senyum ramah, berdiri dan mengulurkan tangan. “Aku Hamzah, asal dari Surabaya. Selamat datang, Ali.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Salah Mencintai

Salah Mencintai

Sepertinya dia lumayan tertutup. “Assalamualaikum. Saya Zaid, pengalaman kerja di sini sekitar tiga tahun. Salam kenal dari saya,” Ucap kak Zaid. Dia terlihat agamis terlihat dari penampilannya. Dia juga mempunyai brewok seperti orang arab.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

titah Kyai Zulkifli penuh bangga. "Kami selalu siap, Abah Kyai," tutur kompak semua santri itu. Sangat sopan dan terlihat sekali aura santrinya. Dengan pakaian khas santri, yaitu sarung dan baju Koko. Tak lupa kopyah hitam dengan tulisan "Santri". Semua yang hadir ikut bangga, semuanya bertepuk tangan. Dan juga ikut mengucapkan selamat.
9.525.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

“Assalammu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.” “W*'alaikumussalam W*rahmatullahi W*barakatuh! Kiai, Bu Teti kesurupan. Ia mengamuk kami telah berusaha menenangkan. Tubuhnya mengeluarkan hawa panas membuat sarung tangan kami terbakar hingga kulit bagai terpanggang. Bagaimana, Kiai?”Terdengar suara salah satu santri di seberang telepon. “Astaghfirullah hal adzim! Pasti Bu Teti ini punya amalan tertentu yang tak sesuai syariat agama Islam. Lanjutkan doa dan zikir. Saya akan segera ke sana.”
1075.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Ia menuntun Kevin dan Mega melewati sebuah jalan semenisasi dan menemukan beberapa rumah. Mike menghentikan motornya, lalu turun dan mendekati seorang kakek yang terlihat sedang membersihkan kandang burung. "Assalamualaikum,,, permisi, kek. Maaf mengganggu," sapa Mike santum pada kakek itu. "Waalaikumsalam, iya kumaha, jang," tanya kakek itu dengan bahasa Sundanya setelah menyadari ada yang menyapanya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Mereka juga sering memiliki fasilitas mdern dan menggunakan metode pengaaran yang beragam. Sementara itu, Pesantren Salafi adalah pesantren yang berfokus pada pemahaman dan pengajaran agama yang mengacu pada metode yang dipraktekkan pada zaman Salafus Shalih (generasi pertama Muslim) dan ulama salaf. Pesantren salafiah mengutamakan pemahaman dan penghafalan kitab suci Al-Qur’an dan hadis, serta penekanan pada studi aqidah (keyakinan) dan fiqh (hukum Islam). Mereka cenderung mempertahankan tradisi dan metode pengajaran klasik, dengan penekanan pada penghafalan teks-teks agama dan penelitian mendalam dalam ilmu-ilmu agama.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia menyebutnya: Ghurfah al-Dhakirah Ruang Ingatan. Di dalamnya, dinding-dinding tidak dipenuhi rak atau kitab, tapi kenangan yang bisa disentuh. Saat Kai menyentuh satu bagian tembok, ia langsung melihat: Seorang santri menangis di malam hari karena pertanyaannya tentang ayat ditertawakan. Salma menyentuh sisi lain: Seorang guru yang ingin mengajarkan tafsir berbeda tapi memilih diam karena takut dipanggil “menyimpang”.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

Kiai Ahmad hanya menggeleng seraya menghela napas. “Clara itu santri baru, Halimah. Dia masih terbawa pergaulan kota. Kamu yang seharusnya lebih sabar saat menghadapinya. Ingat, Rasulullah sendiri berlaku lemah lembut terhadap para mualaf.” Kiai Ahmad menyusun dokumen di lemari arsip, dan Alvin berinisiatif membantu menyusun di lemari yang lebih tinggi.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Dia pun mulai bicara. "Lah ya itu, kupikir kamu bakalan ketemu gadis Indo, Malaysia, Brunei, atau wanita Mesir atau wanita dari tanah jazirah Arab, yang juga kayak kita. Anak santri begitu, sebagai minimal grade. Syukur seorsng hafizah juga. Lah ternyata di luar Nurul." "Kamu mau bilang dia bukan manusia yang baik karena bukan santri?"
9.835.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Petugas keamanan mengarahkan agar semua diam terlebih dahulu. Setelah suara lengang, Alina mulai bicara, “Maaf Pak Bupati. Ini mungkin semua pada syok lihat saya di sini, karena back ground saya bukan pengusaha tapi TKW.” Alina terkekeh, bicara sesantai mungkin. Pak Bupati tersenyum. Dengan gaya berwibawanya dia memberikan aplus. Alina mulai pidato. Diawali dengan mengucap syukur dan berterima kasih pada semua yang turut hadir.
9.781.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status