Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gus! I Lap Yuh!

Gus! I Lap Yuh!

Seorang santri memperingati dengan mengatakan jika orang-orang yang mereka bicarakan sudah memasuki bilik akhwat di masjid, dengan menyuruh mereka diam. Mereka kontan mendekati ketiganya. Mencium tangan seperti halnya santri-santri yang bertemu di sepanjang perjalanan. Namun saat tangan itu mengadah ke Tatiana, Ning mereka itu berbicara, “nggak perlu salim. Gue kan juga cuman santri dulunya. Sama kayak kalian,” membuat mereka tertegun karena Tatiana tidak meninggi, sebab telah dinikahi oleh anak pemilik pondok tempat mereka mengenyam pendidikan.
9.38.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Sri pun berdiri dan menunduk ke arah Bu Kursiti. “Iya, Bu. Nama saya Sri … Sriasih.” “Wahhh … dia sudah manggil aku Ibu, Pak. Sepertinya sudah mau latihan jadi mantu.” Celetukan Bu Kursiti tentu membuat mata orang-orang di sekitarnya melebar. Mereka terkejut akan ucapan Bu Kursiti. “Bu … apa-apaan, sih. Di … dia bukan calon istri atau pacar Satria.”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Kelompok ini disebut dengan istilah sematan yang selanjutanya atau belakangan menunjuk secara meluas dan melebar sebagai penganut Islam taat: Santri. Ini juga bisa menjadi penjelas kenapa mata-rantai silsilah keilmuan kita para santri (dari fikih hingga tasawuf muntahi), setelah akhir abad 19, sebagian besar tak lagi terhubung (alias sebagian besar terputus) dari mata-rantai sanad keilmuan dhahir maupun sanad tarikat serta pengajaran sufisme muntahi (bathin) dari jalur sanad keilmuan walisanga dan wali-wali tanah Jawi lain. Kelompok ini disebut dengan istilah sematan yang selanjutanya atau belakangan menunjuk secara meluas dan melebar sebagai penganut Islam taat: Santri.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
QUEEN: I LOVE YOU PAPA

QUEEN: I LOVE YOU PAPA

Nama pondoknya adalah pondok pesantren Modern Darussalam. Afnan juga bercerita, bahwa Darussalam sendiri dikonotasikan dengan kampung nan Damai. Mangkanya, para santri dilarang keras bertengkar, apa lagi sampai bertengkar fisik, yang termasuk pelanggaran berat dengan sangsi dipulangkan.
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Anak anak santriwati menyiapkan Al Qur'an dan sebuah buku yang berisi laporan hafalan masing masing, tak lupa mereka menyiapkan sebotol air mineral untuk dibawa ke halaqahnya. "Aya, Aya, tunggu..." Kyra mengejar langkah Ataya yang semakin cepat berjalan ke arah luar. Kyra, salah seorang santriwati pondok pesantren Darul Haq yang terkenal sangat ceria. Saat ini, ia duduk di kelas 10. Dirinya sangat dekat dengan Ataya, gadis remaja yang sudah ia kenal sejak masih di bangku sekolah dasar dulu. Ataya, biasa dipanggil Aya disana. Ini bukan pengalaman pertama bagi Kyra dan Ataya untuk hidup di sebuah pondok pesantren. Keduanya, memang sudah dibiasakan hidup sendiri jauh dari kedua orangtua sejak m
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Misteri Hilangnya Sahabatku

Misteri Hilangnya Sahabatku

Sepertinya Salwa sadar bahwa pria berkarisma itu adalah pria asing. "Psikopat... Mamak..." Salwa ketakutan seraya bersembunyi di belakang tubuh mungilku. "Itu Bang Fata Sal, aku mengenalinya. Dia adalah salah satu mahasiswa yang mau KKN di desa kita, jangan takut," aku berbisik tenang, sementara Bang Fata mulai memangkas jarak. "Cantik-cantik, kok lesbi," ucap Fata dengan ekspresi datar dan terkesan dingin, sikapnya berbanding terbalik dengan saat pertama kali kami bertemu.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Anak Ustadz

Istri Nakal Anak Ustadz

tanya Qiana yang pura-pura penasaran. “Namanya Ustazah Naima, dia juga mengajar di pesantren. Khususnya mengajari santriwati. Dia sangat dekat dengan Fatimah dan juga keluarga kita. Umi tadi nggak sengaja bertemu dengannya di depan.” Jangankan melihat wajah orangnya, mendengar nama itu saja sudah membuat Qiana sangat marah. Untuk saat ini ia masih belum bisa mengendalikan emosi dan juga keegoisannya. Qiana belum bisa berpikir dewasa.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

ucap Bima berapi-api. "Perguruan itu adalah Perguruan Katak Merah. Dari sana kamu akan tahu siapa saja yang ikut andil dalam kejadian tiga tahun yang lalu," kata Pendeta Barata. "Kenapa kakek guru tidak mengatakan langsung kepadaku siapa saja yang ikut dalam pembantaian itu?" tanya Bima sedikit kecewa. Pendeta Barata menatap sejenak mata muridnya.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?

Ares yang lupa salam hanya menyengir saja sembari menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal sama sekali. “Ayo duduk. Mau berdiri aja?” Anin menunjuk ke arah kursi di depannya yang kosong menggunakan dagu. Ares sendiri langsung duduk. “Kenalin ini namanya Ibu Fatimah. Dia guru ngaji aku sewaktu masih kecil,” lanjut Anin memperkenalkan Ibu Fatimah yang sudah cukup tua. Seumuran dengan Sekar kalau dilihat-lihat.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Daniel Sang Kaisar Suci

Daniel Sang Kaisar Suci

Gumam Daniel sambil menyeringai. "BAJINGANN… SIAPA KAU!!!" Teriak pemimpin perampok yang tersisa. "Aku? Panggil aku Kaisar Suci" Jawab Daniel dengan sedikit mengejek. "KAISAR SUCI PALA OTAK KAU" Umpat si perampok. Dor.. Dor.. Dor.. Seketika kepala si perampok berubah menjadi genangan darah. Menghampiri si pedagang budak, "Buka pintunya."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status