Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Karena prinsipnya, ia tidak ingin menyakiti hati sesama kaum muslim. Sarah anak yang cantik dan lembut. Murah senyum dan pintar. Ia baru saja menyelesaikan study di Jawa Timur sekaligus Pesantren di daerah Jawa Timur juga. Ia adalah lulusan Strata satu hafidz quran. "Masya Allah, anak Abi. Sudah besar ternyata ya. Abi bangga sekali denganmu, Nak. Semoga kamu mendapatkan hal-hal baik dan keberkahan dunia akhirat." Ucap Kyai Haji Hasan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

Faiz juga kerap mengajar Santri- Santri yang berada di Pondok tentang usaha dan bisnis sebagai selingan para Santri belajar. Shakila Adiba Atmarini adalah perempuan pertama Santi dan Faiz sedangkan yang kedua Gauri Nisdharya Mahveen. Anak kedua Santi hanya berjarak 3 tahun. Santi dan Faiz tak ingin menunda keturunannya terlalu lama. "Assalamu'alaikum, Ma." "Wa'alaikumsalam. Sudah selesai, Nak?" "Alhamdulillah sudah, Ma. Kak Kila belum.balik, Ma?"
9.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Dosa Berdenyut Rindu – Ustadz Zidan VS Dokter Salma

Dosa Berdenyut Rindu – Ustadz Zidan VS Dokter Salma

Zidan menunduk hormat, mencium tangan sang kiai. “Wa’alaikumussalam… Zidan, cucuku. Sudah lama tak sowan. Dan ini?” Kiai menatap Salma dengan ramah. Salma menunduk dalam. “Saya Salma, Kiai. Dokter di rumah sakit kota. Mohon doa.” Kiai mengangguk. “Ahlan. Dokter itu ibadahnya besar. Tangannya jadi sebab banyak nyawa selamat. Sama mulianya dengan pengajar Al-Qur’an.”
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Zaki tak menjawab, ia malah minta berhenti dan duduk di depan ruko kosong untuk makan bekal nasi goreng yang dibawanya. “Sebenarnya dia beneran mau lari pagi atau cuma mau niat makan sih? Percuma, lebih banyak pemasukan lemaknya dari pembakaran!” Mama Dina dan Papa Rudi terkekeh. Dan seperti biasa, mereka akan berkata, “Udahlah, Bil. Nggak papa. Namanya juga anak ketek.” Maksudnya anak kecil. Ketek adalah bahasa Minang yang berarti kecil.
1035.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Terpaksa Menikahi Sang Jawara

kata Titi masih sambil berlari kecil. “Iya, aku biasanya kalau duduk di belakang, Pak Kyai baru ngucap salam saja aku sudah nguap,” timpal Limah yang berhasil membuat mereka tertawa. Sampai di masjid, sayang sekali, mereka tidak berhasil menempati shaf paling depan, mereka duduk di shaf ke tiga di bagian santri putri. Meski mereka berada dalam satu masjid bersama santri putra, tetapi shaf mereka jelas berbeda. Santri putra berada jauh di depan, sedangkan yang putri, menempati bagian belakang masjid dengan tirai yang membatasi.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

Sudah puluhan ribu santri menimba ilmu disana. Ashraf pun dulu alumni dari pesantren Al Fatah dan juga pernah menjadi ustadz disana. Begitupun juga dengan Balqis. Balqis merupakan santriwati dari pesantren Al Fatah yang dijodohkan dengan ustadzahnya, yaitu Ashraf. Dan saat itu Ashraf merupakan ustadz dingin. Jadilah, Ashraf merupakan suamiku ustadz dingin seorang Balqis Khansa Alya (Yang penasaran dengan kisah mereka bisa ke platform sebelah). “Kyai Ashraf,” sahut Kyai Zulkifli. Kyai Zulkifli sudah terlihat sangat sepuh. Diperkirakan umurnya sudah sekitar delapan puluhan tahun.
6.922.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

ujar Ulya dan langsung disambut tawa oleh calon khotimat yang sedang berkumpul di mushola. "Jangan salah Mbak, santri itu nggak polos ya! Santri itu mah udah mahir dan bijak, tinggal praktik aja kalau udah waktunya. Santri gimana mau polos, orang belajarnya aja dari sumber jelas dan terpercaya!" Jawab Sean dengan jumawa. "Haha..betul juga. Santri belajarnya dari qurrotul 'uyun ya? Jelas terpercaya langsung dari sumbernya, mantap kamu Se!"
9.823.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Pesona Mantan Istri

Pesona Mantan Istri

sela Kak Fahri. "Assalamualaikum, ustad." Dua orang santriwati remaja datang dari belakang. "Waalaikumsalam. Ada apa Saira?" Kak Fahri menghampiri dua satriwati cantik itu. "Makanan untuk makan malam nanti sudah siap. Kami permisi dulu," Dua wanita itu menangkupkan kedua tangannya di depan dada, kemudian pergi kembali ke pesantren.
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Katanya kau suka berolahraga silat? Saya dengar dari Kang Ilham. Di lapangan sekarang sedang diadakan pertandingan silat santriwati putri kelas Aliyah. Barangkali kau mau mau menonton?” Salwa berpikir sejenak kemudian ia menggeleng pelan. “Nggak, Teh. Makasih,” sahutnya kemudian masuk kembali ke dalam kamarnya. Padahal hari itu hari jumat di mana anak-anak dibebaskan dari jadwal belajar kitab kuning namun seperti dua jumat yang lalu, Salwa memilih mendekam di kamarnya. Tak berniat berbaur ataupun bersosialisasi dengan santriwati lain. “Ya sudah, assalamu'alaikum!” seru Musyrifah meninggalkan Salwa.
10147.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Bang Parlin. "Perbuatan kotor kalian bela, kata-kata kotor kalian protes, dasar memang bermuka dua," kata seorang yang lain. Ustadz Rizal keluar dari pesantren. Aku harus mengakui keberanian pemuda ini. "Assalamualaikum, semuanya, mari kitar selesaikan ini secara baik-baik," kata Ustadz Rizal. "Apakah kamu melecehkan orang pakai salam juga?" teriak seorang warga.
9.8583.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.8K kali sebagai kata kata santri salafi bucin
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status