Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Patah

Patah

Gia ternganga dan mendelik. "Iya, serius. Kan gue bisa ngitung dari poin yang mereka dapet. Lu kalau mau nyari duit ya nulis aja." Dulu dia tidak peduli angka-angka itu. Angka yang bisa dia dapat cukup dengan menggesek salah satu kartu dari papa Jaya. Ganti dia yang terkekeh. "Lah gue kalau chat aja sering dimaki-maki." "Kenapa?" "Banyak typo, nggak ada titik koma trus yang paling ngeselin mereka tuh karena gue hobi banget singkat-singkat tulisan."
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

Titt Ia menghentikan mobilnya di pinggir jalan, ia juga mengerem dengan sangat mendadak hingga membuat kepalaku terbentur. "Kamu juga butuh kebahagiaan, bukan cuman Esa! Kamu juga butuh diperhatikan bukan cuman Esa! Kamu juga butuh dilindungi, diberikan kebaikan, diberikan kejutan dan diberikan hadiah, bukan cuman Esa! Cukup Deb! Cukup untuk segalanya. Cukup terus memperhatikan Esa sampai lupa memperhatikan diri sendiri. Cukup memikirkan kebahagiaan Esa sampai lupa pada kebahagiaan diri sendiri. Kamu tuh egois! Terlalu memikirkan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri! Hidup tuh harus adil. Kamu juga manusia yang butuh kebahagiaan. Apa wajar, selama ini kamu terus membahagiakan Esa t
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
Gadis Luka Tanpa Cinta

Gadis Luka Tanpa Cinta

🐾🐾🐾 "Di titik terendah aku mulai mengatakan harap. Suatu saat nanti, aku hanya ingin kebahagiaan kecil disela luka yang selalu membuatku ingin mati." ... Bersambung...
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Duda Ting-Ting

Terjerat Cinta Duda Ting-Ting

“Terus kamu gimana, Non? Kamu baik-baik aja? Keluargamu gimana?” “Yaaa untungnya aku baik-baik aja, Mit. Nggak sampai terjun ke kali, apalagi enggak racun titi.” Aku bisa mendengar ucapan syukur pelan Mitha di seberang sana. Titi adalah istilah slang kami untuk menyebut hewan tikus. Lagi pula, buat apa aku melakukan kedua hal konyol tersebut? Minum Thai tea ekstra Boba masih enak dan aku juga belum mewujudkan mimpi menginjakkan kaki di tanah suci. Jadi, buat apa aku ingin buru-buru mengakhiri nyawa sendiri? “Syukur deh kalau gitu! Orang tua dan keluarga besar kamu?”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Ghaziya : Titajong. Zijl : Tiguling. Andri : Titotolonjong. Idris : Aku, loading. Yoga : Otakku nge-hang. Stanley : Aku puyeng. Haryono : Kalian ngomong opo, toh? Chyou : Aku pernah tisoledad. Nathanel : @Koko Chyou, tahu artinya apa? Chyou.: Ya. Itu artinya jatuh terpeleset karena licin.
8.58.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Bergetar begitu hebat hingga tidak sanggup menggenggam apa pun. Perlahan dia menoleh. Di balik kacamatanya, kedua matanya memerah. "Dia ... sudah meninggal." Hanya tiga kata. Namun, tiga kata itu bagai tiga paku yang menghunjam ke dalam keheningan ruang bawah tanah. Kak Dimas tiba-tiba mundur selangkah. Punggungnya menghantam kusen pintu. "Apa yang barusan kau bilang?"
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

"Surya Wijaya... keberadaanmu adalah kesalahan sistem. Tanpa akhir yang tetap, semesta ini akan tenggelam dalam ketidakteraturan. Aku adalah 'Titik' di akhir kalimatmu." Surya berjalan mendekat, setiap langkahnya menciptakan dentuman otoritas yang meremukkan mental lawan. Ia menghantamkan tinjunya ke arah entitas itu, melepaskan gelombang "Sovereign Will". "Kalimatku tidak butuh titik darimu! Rakyatku sudah memilih untuk menuliskan koma yang tak terhingga! Jika kau adalah akhir, maka aku adalah kelahiran kembali yang abadi!"
782 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kata-kata titik terendah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status