Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
IPAR GAK ADA AKHLAQ

IPAR GAK ADA AKHLAQ

Luna terlihat emosi. "Enggak hahahha. Halo gaess, ini dia nih pelakor kakap yang aku maksud dari kemarin, yang sukanya gatal godain suami orang. Dan parahnya lagi sih, dia ini mantan PELACUR! ngeri gak sih gaes?" Lita sengaja ingin mempermalukan Luna, ia bergaya di depan ponsel seperti gaya orang nge-vlog. "Heh apa maksudmu? Punya bukti apa kamu ngatain aku pelacur?" Luna tak tinggal diam, ia selangkah lebih maju. Mendekatkan wajahnya ke ponsel Lita.
1014.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 390 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

jawabku tegas, meski suaraku terdengar pecah di ujung. Tawa sinisnya memenuhi ruangan. Tawa yang tidak lagi manusiawi, melainkan tawa penuh penghinaan. Aku tahu, setiap kata yang keluar dari mulutnya, setiap tatapan itu, adalah bentuk hukuman yang sudah dia siapkan. “Oh iya? Pelacur sama pelakor itu sama aja,” ucapnya, nadanya tajam, seperti bilah pisau yang mengoyak harga diriku.
103.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 99 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Bukan Pelakor

Bukan Pelakor

Dia sama sekali tak menyangka akan takdir hidupnya. Melati menarik napas dalam. Lalu, dia menghembuskannya perlahan. Kemudian, Melati pun masuk ke dalam kamar. Dia tak memedulikan Adam yang hanya berdiam diri. Adam pun hanya menatap dalam diam kepergian Melati. Tak ada sapa ataupun rayuan gombal seperti biasanya. Melati benar-benar kecewa pada suaminya, bahkan dia merasa jijik pada dirinya sendiri karena sudah menjadi pelakor, walau sebenarnya dia tak sengaja seperti itu. ***
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Hanya saja, aku yang semula duduk di tempat utama, yang mewakili posisiku sebagai Ibu, ditendang dan digantikan oleh orang lain untuk duduk di kursi tersebut. Di atas panggung, pembawa acara dengan penuh semangat menceritakan kisah cinta putraku dan menantuku. Jimmy Zulfikar dan Liana Wendar duduk di kursi yang mewakili "ayah" dan "ibu". Mereka mendengarkan dengan senyuman di wajah mereka dan saling melirik satu sama lain dari waktu ke waktu. Mata Liana berkaca-kaca dan dia menggenggam tangan Jimmy erat-erat.
7.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 280 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Bukan Pelakor

Bukan Pelakor

seru salah satu wartawan sambil mengarahkan mikrofon ke atas. Utari mencengkeram pagar balkon. Angin sore meniup rambutnya yang kusut. Ia menatap kerumunan itu dengan tatapan kosong namun tajam. "Dengarkan saya!" teriak Utari. Suaranya tidak melengking, namun penuh penekanan. "Kalian menyebut saya pelakor? Kalian menyebut saya perusak rumah tangga?" Suasana sedikit mereda, memberi ruang bagi Utari untuk bicara.
104.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Cinta Romantis Bagaikan Buih

Cinta Romantis Bagaikan Buih

Ini sudah ke dua kalinya Nanda di serang dalam setengah hari ini, dia melampiaskannya dengan makian: “Siapa yang bilang aku pelakor? Apakah kalian melihatnya? Dalam hubungan, yang tidak dicintai itu baru pelakor!” Orang yang berantam dengannya langsung ketawa: “Kamu masih beraninya ngomong gini? Kalau dalam hati cowok itu ada kamu, bisa biarin kamu telajang di jalanan? Pakaianmu sekarang itu hanya bisa dipakai saat di pantai.” “Hanya mainan doang, benaran anggap dirinya adalah yang sah.” “Rumah di kawasan sini sangat mahal, jangan-jangan mengincar uangnya tapi nggak berhasil malah dipermalukan gini......”
15.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 425 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Pelakor Itu Tanteku

Pelakor Itu Tanteku

Aku memergoki Mas Pram dan Tante Lili dengan mata kepalaku sendiri. "F - Fa ...," kutengok panggilan dari perempuan pelakor yang tak lain tanteku. PLAKKKK Tamparan kencang tak luput kulayangkan juga pada pelakor di depanku. "F - Fa ... kamu jangan salah paham!" PLAKKKK Tamparan kedua untuk pelakor yang ingin membela diri itu. "Tidak perlu Tante menjelaskan sepatah katapun pada Sifa! Karena apa yang Sifa lihat, sudah cukup memberikan jawaban."
6.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 152 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

“Iya, aku sangat kecewa! Kenapa pelakor seperti kamu bisa lolos dari maut?!” Ria tertawa puas. Dirinya melipat tangan dan menatap Ara sebelum akhirnya menghentikkan tawanya. “Ada yang bilang, pelakor itu hidupnya lebih panjang daripada perempuan lugu dan bodoh seperti kamu!” sungut Ria pedas. Ara geram mendengar perkataan Ria. Ia mulai tak bisa mengendalikan diri.
1011.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 410 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

Kama Nismara harus bisa menjadi miliknya, selama-lamanya. Terngiang kembali dalam bilik pendengarannya, bagaimana Derya mengatakan sekaligus meyakinkan hatinya. "Pelakor itu kan sebutan untuk perempuan yang merebut suami orang. Kalau masih berstatus pacaran seperti mereka, sebutan pelakor itu nggak berlaku, Hira. Percayalah sama Abang, Abang nggak mungkin menyesatkan kamu!"
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
Suami Lupa Diri

Suami Lupa Diri

Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. "Tapi kenapa kamu diam saja sewaktu Ibu-ibu tadi mengejekku pelakor. Kamu sengaja kan biar aku malu!" teriak Irene lagi. Alea dan mamaku tertawa. Mama maju dan menunjuk wajah Irene dengan bencinya. "Kamu itu memang pelakor, tau arti pelakor. Perebut laki orang, apa kamu gak sadar selama ini hah!"
1032.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 938 Beses bilang kata-kata untuk pelakor
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status