Menantu Tak Diharapkan
Cakra melanjutkan langkah yang tertunda.
"Sepertinya buru-buru sekali, ada apa?" Pak Tejo mungkin penasaran.
"Ah, cuma ada urusan sedikit dengan sesama rekan mengajar, Pak,"
"Hm, sepertinya ada yang mau menikah lagi," Mendengar kalimat itu, tentu saja membuat Cakra mendelik sambil terkekeh.
"Apa-apaan, pak Tejo ini," Ia menyangkal.
"Barangkali saja. Kan ada yang sedang sendiri," Kelakar pak Tejo berbuntut gelak tawa. Begitu juga dengan Cakra, tak mampu menyembunyikan tawa.
Hot Chapters