Koma
Tubuh Aya memeluk hangat Sella dari belakang, matanya perlahan terpejam.
"Geli"
Mata aya kembali terbuka, saat Sella tiba-tiba bangkit dari tidurnya, dan Aya kembali melihat tatapan yang membuatnya menangis.
"apa?" tanya Aya tak yakin
"Aku bilang Geli."
Kini matanya bukan hanya terbuka tapi juga melebar. Ia kembali menarik napas dan membuangnya.
Namun sayang ia terlambat, amarah telah lebih dulu menguasainya, kedua tanganya terkepal kuat, jantungnya berdetak kencang, napasnya memburu hebat.
Hot Chapters