Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas
kataku sambil tersenyum.
“Berapa kilo, Dul?” tanya Mpok Lela sambil memegang kalkulator, siap menjumlahkan semua belanjaanku.
“Satu koma delapan, Mak,” kata Dul sambil berlalu.
“Seratus enam ribu,” kata Mpok Lela singkat. “Ini aja, Mbar. Nggak mau nambah?” tawarnya padaku.
“Udah ini a ….”
“Tambah indomie ya, Mbar. Aku mau makan indomie, soalnya ini dingin.”